Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-04 23:42:51

1 Orang Meninggal, 10 Masih Terjebak, 41 Korban Luka Bakar Akibat Abu Panas Gunung Semeru

KORBAN SEMERU: Satu orang warga Desa Curah Kobokan, meninggal dunia akibat terkena abu panas erupsi Gunung Semeru. Selain korban meninggal, 41 orang lainnya mengalami luka bakar, dan 10 orang masih terjebak.

LUMAJANG, TADATODAYS.COM - Wakil Bupati Lumajang, Indah Masdar mengonfirmasi satu orang korban meninggal dunia akibat bencana erupsi Gunung Semeru. Selain itu, 10 orang dilaporkan masih terjebak karena akses jalan rusak. Sementara untuk korban luka bakar akibat abu panas Gunung Semeru, terkonfirmasi sebanyak 41 orang.

Identitas korban meninggal yakni Poniem, 55, warga Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Korban telah dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Baca Juga : Tidak Ada Korban, Awan Panas Guguran Semeru Terhenti di Gumukmas

Konfirmasi data korban itu disampaikan dalam konferensi pers terkait perkembangan pasca erupsi, yang disampaikan melalui meeting zoom. Meeting zoom itu dilakukan di Puskesmas Penanggal, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro.

Baca Juga : Suka Duka Relawan Pencari Korban Erupsi Semeru

Indah menjelaskan, total ada 300 Kepala Keluarga (KK) di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru. Sebagian besar sudah dievakuasi ke beberapa tempat pengungsian.

Meski sudah banyak yang dievakuasi, namun ada sekitar 10 orang yang belum dievakuasi dan masih terjebak. Salah satu warga yang terjebak itu adalah Rita, yang tengah hamil 9 bulan.

Indah menyebutkan, warga yang terjebak itu belum dievakuasi karena akses jalan menuju lokasi tak bisa dilewati kendaraan roda empat. “Jembatan Gladak Perak rusak, dan lumpur material letusan setinggi lutut,” ujar Indah.

Sementara saat proses evakuasi warga yang bisa diselamatkan, petugas juga dibantu oleh komunitas jip. (ang/don)