Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-21 19:42:05

1.200 Guru PAUD-TK di Banyuwangi Semringah, Insentif Rp 7,2 Miliar Cair

PENDIDIK: Bupati Ipuk Fiestiandani (kanan) menyerahkan insentif secara simbolis kepada guru PAUD dan TK di Kecamata Rogojampi. Jumlah guru penerima insentif sebanyak 200 orang, dengan total anggaran mencapai Rp 7,2 miliar.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Guru PAUD dan TK di Banyuwangi kini semringah. Pasalnya, Pemkab Banyuwangi telah mencairkan insentif untuk 1.200 guru PAUD dan TK pada Kamis (21/4/2022). Total insentif tahun ini mencapai Rp 7,2 miliar.

Jumlah guru PAUD dan TK di Banyuwangi penerima insentif tahun ini mengalami penambahan dibanding tahun 2021, yang tercatat sebanyak 1.150 penerima.

Baca Juga : Puncak Arus Mudik, Jumlah Pemudik di Pelabuhan Ketapang Tercatat 30 Ribu Lebih

Pencarian ini merupakan termin pertama periode Januari-Maret 2022. Dimana setiap bulan per guru mendapat Rp 500 ribu. Jadi, pencarian termin pertama ini setiap guru mendapatkan Rp 1,5 juta.

Baca Juga : Harga Daging Sapi Tembus Rp 140 Ribu Per Kilogram di Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pemberian insentif tersebut sebagai wujud apresiasi terhadap guru. “Mohon jangan dilihat nominalnya, karena pastinya tidak bisa dibandingkan dengan jasa para guru semuanya,” katanya.

Ipuk menerangkan, dedikasi guru PAUD dan TK selama ini sangat luar biasa. Oleh karena itu sejak awal menjabat pada tahun lalu, ia langsung mencanangkan program insentif tersebut.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno mengatakan insentif yang disalurkan tersebut ditujukan kepada guru PAUD dan TK non-ASN, sudah S1, serta belum menerima sertifikasi. Pemberian tersebut sudah sesuai UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen.

Suratno menerangkan bahwa penerima insentif kali ini mengalami penambahan 50 orang dari tahun sebelumnya. Penambahakan itu karena adanya guru yang sudah pensiun, atau telah menerima dana sertifikasi. "Kita ganti dengan guru lain yang memenuhi syarat, namun belum mendapatkan insentif," ujarnya.

Pencarian insentif sebelum hari raya Idul Fitri itu disambut baik oleh salah satu guru penerima insentif di PAUD Citra Bangsa, Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, Tiffani Wahyu. "Senang sekali rasanya, mau lebaran, insentifnya cair. Matur nuwun," ujarnya.

Guru yang telah mengajar selama lima tahun ini mengapresiasi program insentif tersebut. Sebelumnya, ia hanya menerima gaji dari sekolah saja. "Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak didik kami," tuturnya. (rl/don)