Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-10 21:32:21

20 Hektare Tanaman Siap Panen Tertimbun Abu Semeru, Kerugian Ratusan Juta

PERTANIAN: Di Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, tanaman siap panen seluas 20 hektare rusak tertimbun abu vulkanik Gunung Semeru. Kerugian pun ditaksir 200 juta rupiah.

LUMAJANG, TADATODAYS.COM - Erupsi Gunung Semeru memuntahkan awan panas guguran. Tak ayal, wilayah terdampak pun diguyur abu vulkanik. Termasuk merusak 20 hektare sawah di Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Petani di Dusun Kampung Renteng, Ponidi, 42, mengatakan, 20 hektare sawah tersebut milik beberapa warga yang saat ini sedang mengungsi. Sawah itu terbagi beberapa petak yang telah ditanami padi, cabai rawit dan cabai besar.

Baca Juga : Pasca Erupsi Kedua, Gunung Semeru Naik Status Jadi Siaga

Beberapa tanaman di antaranya sudah siap panen. Sehingga pemilik sawah tersebut merugi, apalagi yang menanam cabai rawit dan cabai besar. Dimana tanaman tersebut membutuhkan modal yang cukup besar, namun rusak sebelum dipanen. "Setiap orangnya bisa 15 juta lebih ruginya," terangnya pada tadatodays.com, Jumat (10/12/2021).

Baca Juga : Siswa SD di Probolinggo Lelang Lukisan untuk Korban Semeru

Namun jika ditotal secara keseluruhan, Ponidi memperkirakan kerugian tanaman seluas 20 hektare itu sekitar 200 juta rupiah. “Itu hanya untuk tanaman saja, tidak termasuk sawah yang sudah tertimbun abu vulkanik,” ujarnya.

Selain di sawah di Desa Sumberwuluh. Ada pula ladang milik warga Dusun Kamar Kajang, yang juga tertimbun abu vulkanik. Ladang tersebut juga ditanami cabai rawit, cabai besar, kelapa, dan tanaman sayur lainnya. "Juga terdampak itu," tuturnya, saat ditemui di ladang miliknya yang berlokasi sekitar 500 meter dari sawah terdampak.

Ia berharap Gunung Semeru tidak lagi mengalami erupsi. Sehingga masyarakat bisa hidup tenang dan aman. (zr/don)