41 Personel Gabungan Lanjutkan Pencarian Pendaki Hilang di Kawah Ijen

Mohamad Abdul Aziz
Thursday, 19 Feb 2026 12:56 WIB

GABUNGAN: Tim pencarian sebelum menyusuri jalur pendakian Kawah Ijen di hari kedua pencarian.
BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Pencarian atas pendaki bernama Muhammad Dzikri Maulana di jalur pendakian Kawah Ijen, Kecamatan Licin, Banyuwangi, belum membuahkan hasil. Operasi pencarian hari kedua dilanjutkan pada Kamis (19/2/2026) dengan melibatkan 41 personel SAR gabungan.
Sebanyak 41 personel yang terlibat itu terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, Polsek Licin, Koramil Licin, KSDA Gunung Ijen, Banyuwangi SAR Independent, dan masyarakat setempat.
Pukul 06.30 WIB, seluruh personel melaksanakan briefing sebelum memulai pencarian. Tim kemudian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan penyisiran jalur utama pendakian dari Paltuding hingga puncak dengan jarak sekitar 3,6 kilometer menggunakan metode hasty search (Type I). Metode ini dilakukan dengan penyisiran cepat di sepanjang jalur yang diduga kuat dilalui korban.
Sementara itu, SRU 2 melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) menggunakan pola open grid (Type II) dengan cakupan area seluas kurang lebih 1 kilometer persegi. Pola ini bertujuan memperluas area pencarian agar tidak ada titik yang terlewat.
Seperti diberitakan sebelumnya, pendaki yang hilang bernama Muhammad Dzikri Maulana, warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Hilangnya korban baru diinformasikan pada Rabu (18/2/2026) malam. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian.

Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyatakan bahwa upaya pencarian dilakukan secara terkoordinasi dan sistematis dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
“Penyisiran jalur utama pendakian kami optimalkan, bersamaan dengan perluasan area pencarian menggunakan metode grid di sekitar LKP. Seluruh unsur bekerja sesuai prosedur dan standar operasional,” ujarnya.
Dalam operasi ini lanjut Made Oka, tim dilengkapi rescue car type II, peralatan vertical rescue dan jungle rescue, perlengkapan medis, serta alat komunikasi. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan relatif mendukung jalannya proses pencarian.
"Apabila korban ditemukan, tim akan segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Blambangan untuk penanganan lebih lanjut," katanya. (azi/why)


Share to
 (lp).jpg)