Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-18 21:58:16

45 Bacakades Tak Lolos, Tahapan Penetapan Dijaga Ketat

AMAN: Suasana tahapan penetapan cakades di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kamis (18/3), berjalan aman dan dijaga ketat aparat gabungan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten Probolinggo menerapkan pengamanan khusus di enam desa yang disinyalir bakal terjadi kericuhan, saat penetapan calon kepala desa (Cakades), Kamis (18/3/2021). Semetara dari tahapan penetapan itu, sebanyak 45 bacakades dinyatakan tidak lolos.

Enam desa yang dijaga ketat itu meliputi, Desa Brabe, Desa Nogosaren, Desa Purut, Desa Kalibuntu, Desa Sukokerto, dan Desa Alasumur Kulon.

Baca Juga : Sebelum Penetapan, Lima Desa Ini Gelar Tes Tulis Bacakades

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menerangkan, untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan, maka pihaknya menyiapkan 20 hingga 30 personel gabungan di desa tersebut. Petugas gabungan itu terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Satgas Covid-19. "Untuk desa aman kita siapkan 15 personel," kata Ugas, usai menghadiri penetapan di Desa Kalibuntu, Kraksaan.

Baca Juga : Jelang Penetapan Bacakades, 16 Desa Berpotensi Kisruh

Ugas mengatakan bahwa penerapan kemananan yang ketat ini cukup efektif, karena baik desa yang disinyalir kisruh dan desa aman semuanya aman dan tidak ada kericuhan. Selain petugas yang jumlahnya banyak, pihaknya juga mencegah terjadinya kericuhan dengan menekan kerumunan.

Tak hanya membuat pagar betis yang kuat, pihaknya juga sudah mewanti-wanti ketua dan jajaran panitia pilkades di desa masinga-masing untuk berlaku netral, dan tidak memihak kepada salah satu calon. "Juga berpegang kepada perbup yang ada," tuturnya.

Ugas juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang ikut andil dalam menjaga keamanan dan kelancaran penetapan cakades ini.

Diketahui, sebanyak 215 orang yang ditetapkan sebagai cakades dari 260 orang bacakades di 62 desa yang bakal menggelar pilkades pada 2 Mei 2021 mendatang. 215 orang itu terdiri dari 196 laki-laki, dan 19 perempuan.

Sementara 45 bacakades lainnya dinyatakan tidak lolos. (zr/don)