Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-09-02 20:41:00

5 Koper-Belasan Tas Diduga Berisi BB Dibawa KPK dari Rumah Bupati Probolinggo

DIANGKUT: Satu persatu koper diangkut ke mobil petugas KPK, dari dalam rumah pribadi Bupati Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin, Jalan Ahmad Yani Kota Probolinggo. Penggeledahan itu dimulai sekira pukul 11 siang dan berakhir pukul 19.25, dan petugas membawa 5 koper serta belasan tas.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mencari banyak barang bukti dari rumah Bupati Probolinggo non-aktif Puput Tantriana Sari telah berakhir sekira pukul 19.25 WIB, Kamis (2/9). Praktis, dari penggeledahan selama 8 jam lebih itu KPK membawa 5 koper dan belasan tas.

Tidak satupun petugas KPK yang memberikan keterangan terkait penggeledahan itu. Termasuk, apa saja isi 5 koper dan belasan tas yang dibawa petugas KPK. Tapi diduga kuat, semua yang dibawa oleh tim antirasuah itu ada kaitannya dengan kasus yang menjerat Puput Tantriana Sari dan suaminya yang merupakan anggota DPR RI, Hasan Aminuddin.

Baca Juga : Digulung KPK, Pegawai Kecamatan Krejengan Tersisa 8 dari Semula 33 Orang

Diketahui, perempuan yang disapa Tantri dan suaminya itu ditangkap KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (30/8/2021) dini hari, di rumah pribadinya yang digeledah KPK jalan Ahmad Yani Kota Probolinggo. OTT itu terkait kasus dugaan jual beli jabatan Pj kades di Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga : Setelah Rumahnya Digeledah, Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Dipanggil KPK

Selain keduanya, OTT tersebut juga menyeret Camat Paiton Muhamad Ridwan, Camat Krejengan Doddy Kurniawan, dan calon Pj Desa Karangren Sumarto. Serta, 17 ASN yang disebutkan akan diangkat menjadi Pj kades di beberapa desa di Kabupaten Probolinggo.

Tantri, Hasan, Muhamad Ridwan dan Doddy Kurniawan merupakan pihak yang menerima suap dari 18 ASN tersebut. Sementara Sumarto merupakan pihak penyuap Bersama 17 ASN lain. Total uang yang diamankan KPK dalam OTT tersebut Rp 362 juta.

Kelima orang yang terjaring OTT telah ditahan di tempat berbeda. Bupati Tantriana ditahan di Rutan KPK gedung Merah Putih; Hasan Aminuddin ditahan di Rutan KPK pada Kabin C 1; Doddy Kurniawan ditahan di Mapolres Jakarta Pusat; Muhamad Ridwan ditahan di Mapolres Jakarta Selatan; dan Sumarto ditahan di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur. (ang/don)