Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-30 20:35:17

5.040 Vial Vaksin kembali Dikirim ke Kota dan Kabupaten Probolinggo

DISTRIBUSI: Petugas Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengantarkan ribuan vaksin ke tempat penyimpanan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Ribuan vaksin sinovac dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, kembali dikirim ke Kota dan Kabupaten Probolinggo. Total vaksin yang dikirim mencapai 5.040 vial. Pengiriman kedua itu tetap dengan sasarannya tenaga kesehatan.

Informasi yang dihimpun tadatodays.com, pengiriman vaksin menggunakan mobil yang dilapisi tempat pendingin, serta dikawal ketat pihak kepolisian. Vaksin dikirim dari Kota Surabaya, Sabtu (30/1/2021) sekira pukul 15.00 WIB.

Baca Juga : Penjemput Paksa Jenazah Probable Covid-19 Bakal Dijerat dengan UU Karantina

Seperti sebelumnya, vaksin untuk Kabupaten Probolinggo disimpan di gudang farmasi di Jl. Anggrek, Keluruhan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. Total ada 2.920 vial vaksin. Sedangkan di Kota Probolinggo disimpan di kantor Dinakes setempat sebanyak 2.120 vial.

Baca Juga : Satgas akan Swab Masal Jika Jenazah yang Dijemput Paksa Positif Covid-19

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKP2KB) dr. Nurul Hasanah Hidayati mengatakan, dua kali pengiriman vaksin memang prioritas untuk nakes. Baru setelah itu dilakukan pada petugas pelayaan.

Perempuan yang akrab disapa Ida itu mengatakan, pihaknya belum mengetahui berapa tenaga kesehatan yang sudah divaksin. “Tentang berapa persen yang disuntik, data masih terus bergerak," ucapnya saat dihubungi sambungan telepon.Rencananya, vaksinasi di Kota Probolinggo untuk tahap pertama rampung akhir Februari.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Mujoko mengatakan, pihaknya juga tetap memprioritaskan nakes.

“Nanti kita diskusikan, sekitar 10 hari ke depan. Prediksi kita minimal dua pekan selesai. Kita akan siapkan lebih rapi lagi, sekarang masih proses,” ujarnya. Mujoko memastikan, 2 Februari 2021 vaksinisasi diharapkan selesai. (ang/sp)