Abrasi Pantai Cemara Sebabkan Ribuan Cemara Roboh

Dian Cahyani
Dian Cahyani

Thursday, 04 Jun 2020 21:48 WIB

Abrasi Pantai Cemara Sebabkan Ribuan Cemara Roboh

RUSAK: Tepi pantai cemara ini juga terdampak abrasi dan sejumlah pohon mengalami kerusakan.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Abrasi di Pantai Cemara  yang terjadi sejak Selasa (5/5/2020) hingga Sabtu (27/52020) menyebabkan 1.600 pohon cemara roboh. “Abrasi mengakibatkan 600 batang pohon cemara asosiasi yang umurnya masih 1 tahun, roboh. Termasuk juga mangrove sejati sekitar 1.000 tanaman, dan usianya hampir 8 bulan jadi tertutup pasir,” jelas Kabid Perikanan Tangkap, Suryono Dinas Perikanan Banyuwangi.

Selain itu, abrasi juga merusak sejumlah fasilitas umum. Di antaranya rumah penangkal penyu untuk penetasan, musala umum dan perahu nelayan. Pria yang akrab disapa Sur itu juga mengungkapkan bahwa kala abrasi terjadi, arus aliran sungai mengarah ke utara. Hal ini berbeda dengan abrasi sebelumnya yang lebih mengarah ke selatan. “Aliran air sungai mengarah ke utara. Kebetulan ini mungkin ada penumpukan di depan muara sehingga larinya lebih besar ke utara dan mengikis sepanjang satu kilometer,” tambahnya.

Untuk menormalkan kembali, nelayan yang terdampak abrasi diarahkan membuat laporan tertulis kepada Dinas Perikanan Banyuwangi. "Pengelolaan pesisir kewenangannya ada di provinsi,” kata Suryono.

Namun, dinas perikanan setempat juga berupaya menormalkan kembali dengan melakukan pembinaaan kepada pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas). “Selain itu dinas juga berupaya untuk mencarikan mitra untuk mereka. Perusahaan, khususnya tambak di sekitar situ, untuk peduli dengan kerusakan pantai. Untuk melakukan rehabilitasi. Karena nantinya juga berdampak,” pungkasnya. (dee/hvn)


Share to