Alvi Warda


Wartawan Tadatodays.com | 2022-06-29 12:34:36

Adu Penalti Dramatis, Tim Ponpes Nurul Jadid Juarai Liga Santri Piala Kasad 2022

JUARA: Kebanggaan tim Ponpes Nurul Jadid Paiton yang berhasil menjadi juara Liga Santri Piala Kasad 2022 setelah dalam final mengalahkan tim Ponpes Zaha Genggong, Selasa (28/6/2022).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Turnamen sepakbola Liga Santri Piala Kasad (Kepala Staf Angkatan Darat) 2022 di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo memasuki babak final, Selasa (28/6/2022) sore. Partai final mempertemukan PSS yang merupakan kesebelasan dari Pondok Pesantren (Ponpes) Zainul Hasan Genggong, kontra Singo Ireng dari Ponpes Nurul Jadid Paiton. Nurul Jadid akhirnya keluar sebagai juara satu, setelah unggul melalui drama adu penalti, dengan skor 4-3. 

Pertandingan dimulai pukul 15.01 WIB. Bermain di waktu normal, dua kali 30 menit, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Akhirnya pertandingan harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.

Baca Juga : Hasil Draw Mengantar Kanigaran 2 Juarai Walikota Cup 2022

Dalam adu penalty, dari lima algojo kesebelasan Nurul Jadid, dua sukses. Begitu pula dengan tim Zaha Genggong. Dengan demikian, skor masih imbang 2 – 2.

Baca Juga : Dapat Dua Penalti, Kanigaran 2 Tundukkan Mayangan 3

Wasit kemudian menambah satu penendang untuk masing-masing tim. Ternyata kali ini algojo dari Nurul Jadid dan Zaha sama-sama berhasil cetak gol. Alhasil, skor kembali imbang 3-3. 

Kedua kubu kesebelasan semakin tegang. Sebagai penentuan, wasit memberikan satu lagi penalti tambahan. Namun, untuk satu tendangan penentuan ini, dua tim diundi demi menentukan siapa yang menjadi kiper dan penendang. Hasilnya, Nurul Jadid menjadi penendang. Sedangkan Zaha menjadi kiper. 

KETAT: Selama waktu normal, partai final kesebelasan Ponpes Nurul Jadid Ponpes kontra Ponpes Zaha Genggong berlangsung imbang.

Ketentuannya, jika tendangan algojo Nurul Jadid berhasil jadi gol, maka Nurul Jadid keluar sebagai pemenang. Sebaliknya, jika kiper Zaha berhasil menahan bola, maka Zaha yang keluar sebagai juara.   

Hasilnya, algojo Nurul Jadid berhasil mengeksekusi tendangan penalti. Dengan demikian, Nurul Jadid keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 4-3.

Empat algojo kesebelasan Nurul Jadid yang berhasil melesakkan gol adalah Muhammad Riski dengan nomor punggung 10; Muhammad Ikbal dengan nomor punggung 19; Akmaul Ikhsan dengan nomor punggung 15; dan Dimas Hidayah dengan nomor punggung 28.

Kemenangan dengan skor akhir 4-3 ini disambut gembira kubu official Ponpes Nurul Jadid. Mereka berhamburan ke dalam lapangan. Begitupun suporternya yang semula berada di tribun.

Muhammad Mardi Maimun selaku pembina tim sepakbola Ponpes Nurul Jadid, mengaku sangat puas dengan penampilan timnya. Ia menyatakan, timnya memang berharap menjadi juara satu. Menurutnya, timnya sudah rutin berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi liga santri ini. "Berlatih nya rutin dengan pelatih, dan alhamdulillah keluar dengan juara satu sesuai harapan," ujarnya.

Selama pertandingan sempat terjadi ricuh antara suporter. Ini terjadi pada babak kedua, antarsuporter saling lempar benda. Namun situasi berhasil cepat diredam petugas keamanan. Tak hanya di tribun, di dalam lapangan juga sempat diwarnai keributan antar pemain. Namun, situasi ini juga cepat tertangani.

Sementara, Komandan Kodim (Dandim) 0820 Probolinggo Letkol Arh. Arif Budi menyatakan, selama pertandingan, semua tim bermain dengan bagus dan kuat. Walau demikian, ia mengakui ada tim yang tidak siap, namun nekat berpartisipasi. Dandim mengapresiasi hal tersebut. "Keseluruhan pertandingan itu para pemain sangat bagus. Bahkan ada yang tidak siap secara materi, tapi kami mengapresiasinya, " terangnya.

Selanjutnya, kedua tim yang masuk babak final, menurut Dandim, bertanding sangat bagus. Kedua tim itu akan dikirim ke liga yang sama tingkat provinsi. Dandim berharap, nantinya bisa menjadi juara di Korem, mewakili Probolinggo di Liga Santri Piala Kasad 2022 tingkat provinsi.

"Nantinya kedua tim yang sudah masuk babak final ini, akan kami kirim ke Korem. Harapannya, mereka bisa menang untuk diadu di tingkat provinsi," tutur Dandim. (alv/why)