Andika Apriyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-19 13:38:56

Agar Hewan Kurban Laris, Pedagang di Banyuwangi Manfaatkan Jasa Paranormal

Ilustrasi

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - PPKM Darurat Jawa-Bali yang mulai diterapkan sejak tanggal 3 Juli lalu, berdampak anjloknya pendapatan pedagang hewan kurban di Banyuwangi. Untuk meningkatkan jumlah pembeli, pedagang mengaku sampai menggunakan jasa paranormal.

Seperti yang disampaikan Marhatip, 55, salah satu penjual hewan kurban di Jalan Lijen, Kecamatan Glagah, Senin, (19/7/2021).

Baca Juga : Pandemi, Jumlah Hewan Kurban di RPH dan TPHS Kabupaten Probolinggo Turun

Marhatip mengaku, dirinya sampai meminta bantuan jasa orang pintar agar didoakan supaya tetap bisa menjual hewan kurban di masa PPKM Darurat. "Namanya berdagang, biasanya kan minta saran pada orang yang mengerti," katanya.

Baca Juga : Temukan Cacing Hati pada Tiga Ekor Sapi Kurban

Marhatip menambahkan, tingkat penjualan hewan kurban saat ini menurun drastis. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya, ia bisa menjual sampai 150 ekor di 3 tempat. Dengan estimasi penjualan per hari antara 3 sampai 5 ekor kambing.

Namun kali ini sangat berbeda, dimana dirinya hanya bisa menjual 30 ekor kambing dan hanya membuka 1 tempat penjualan. "Dampaknya (PPKM) sangat terasa saat ini" ujarnya.

Sebelum adanya PPKM Darurat, Marhatip juga menerapkan strategi penjualan hewan kurban dengan mempromosikan ke sekolah-sekolah yang sering mengadakan pemotongan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha. Namun kali ini, banyak sekolah yang tidak mengadakan penyembelihan hewan kurban.

Karenanya, saat ini ia hanya menunggu pembeli yang mampir dan membeli hewan kurban miliknya. (dik/don)