Rhoma Dona


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-20 17:42:06

Air Terjun Jagir; Kesegaran di Dekat Pusat Kota Banyuwangi

JERNIH: Air terjun Jagir memiliki ciri khas tiga aliran dengan air yang jernih. Suara debur terjunan air pun begitu keras dan menghasilkan udara yang sangat sejuk.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Wisata air terjun umumnya berada di wilayah pegunungan. Namun tidak dengan air terjun yang satu ini. Ya, namanya air terjun Jagir. Wisata air terjun Jagir letaknya hanya sekitar 13 km dari pusat Kota Banyuwangi. Jika kita berkendara menggunakan mobil, jarak tempuh dari pusat Kota Banyuwangi sekitar 15 menit.

Nah, kru tadatodays.com berkesempatan mengunjungi air terjun yang memiliki ciri khas tiga sumber air terjun itu, Rabu (2/2/2022). Lokasinya berada di Dusun Kampung Anyar, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah. Saat melewati kawasan Desa Taman Suruh, kita akan disuguhkan dengan jalanan aspal yang naik turun. Tapi jangan khawatir, kondisi badan jalannya sangat baik meski berada di wilayah pedesaan.

Baca Juga : Libur Lebaran, Pemkab Probolinggo Andalkan Wisata Pantai

Setelah memasuki Dusun Kampung Anyar, kita akan melihat papan nama berukuran besar di sebelah kiri jalan. Papan nama itu bertuliskan “Air Terjun Jagir”. Tepat di depan papan nama itu tersedia lahan parkir mobil. Sementara untuk parkir sepeda motor, beberapa warga sekitar menyediakan lahannya untuk parkir motor pengunjung.

Baca Juga : Libur Lebaran di Jember, Pantai Watu Ulo dan Puncak Rembangan Jadi Andalan

INSTAGRAMABLE: Bangunan jembatan Gelombang Merah menjadi salah satu bangunan ikonik di air terjun Jagir. Saat melewati jembatan tersebut, pengunjung sudah bisa melihat air terjun dari jarak sekitar 100 meter.

Kru tadatodays.com rasanya tak sabar ingin segera merasakan segarnya air terjun Jagir. Maklum, seharian itu, kru tadatodays.com disibukkan dengan kegiatan di wilayah Kota Banyuwangi.

Eits, kita kudu bayar tiket dulu sebelum masuk ke area wisata air terjun Jagir. Tiketnya cukup murah, hanya Rp 5000 per orang. Loketnya berada di pinggir jalan Desa Taman Suruh. Jika sudah membayar tiket, kita bisa langsung memasuki area air terjun Jagir dengan menuruni anak tangga.

Total ada 140 anak tangga yang harus kita tapaki. Kondisi anak tangga cukup aman, sebab sudah disemen dan tidak licin. Di kanan kiri tangga juga ada pagar pembatas, sehingga kita aman saat melewati di jalur yang berkelok. Tapi ingat, kita tetap harus konsentrasi ketika melewati jalur. Sebab bukan tidak mungkin kita akan merasakan kantuk, apalagi udara di kawasan tersebut sangat sejuk.

AKSES: Letak air terjun Jagir berada di Dusun Kampung Anyar, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Lokasinya hanya berjarak sekitar 13 kilometer dari pusat kota Banayuwangi.

Nah, ketika melewati separo perjalanan suara gemuruh air terjun sudah kita dengar. Kita juga bisa melihat tiga sumber air terjun dari jarak sektiar 100 meter, di Jembatan Gelombang Merah. Ya, jembatan tersebut menjadi salah satu ikonik di area air terjun Jagir. Tentunya, instagramable buat kalian yang suka berswafoto.

Gak perlu berlama-lama lagi. Yuk, kita langsung menuju lokasi air terjun. Sebelum sampai di kubangan air terjun, kita harus melewati jembatan bambu yang berada tepat di samping kanan air terjun.

Hmm.. segarnya. Itulah yang dirasakan ketika kita berada di bibir kubangan air terjun. Kesegaran itu berasal dari udara yang dihasilkan dari debur air terjun yang jatuh di kubangan. Selain itu, percikan air juga akan membasahi tubuh kita.

Ingin merasakan kesegaran yang lebih lagi? Tentunya kita harus nyebur ke kubangan air terjun. Tapi bukan segar lagi. Kita akan kedingingan saat berendam di kubangan air yang jernih. Pasir dan bebatuan yang ada di dasar kubangan terlihat jelas.

BERENDAM: Kubangan air terjun Jagir banyak dimanfaatkan oleh pengunjung untuk berenang dan berendam. Kejernihan airnya membuat pengunjung betah berlama-lama di kubangan tersebut.

Hal itulah yang membuat pengunjung betah berlama-lama berada di kubangan air terjun Jagir. Seperti yang dilakukan oleh salah satu pengunjung bernama Sadita. Gadis berusia 22 tahun ini merupakan pengunjung asal Jakarta. Namun ia bisa sampai ke air terjun Jagir, setelah diajak oleh kelurganya yang berada di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. “Tempatnya enak, sejuk,” kata Sadita.

Sadita baru pertama kali menginjakkan kaki di air terjun Jagir. Menurutnya, wisata ini cukup bagus, dan tidak jauh dari pusat kota. Hanya saja, ia berharap ada perbaikan fasilitas. Seperti jembatan bambu yang harus diperkuat. “Jembatannya harus diperbaiki,” tuturnya.

Nah, bagi pengunjung yang tidak kuat dingin, sebaiknya jangan berendam di kubangan air terjun Jagir. Tapi tenang, masih ada alternatif lain yakni dengan bermain air di sungai kecil yang bersumber dari kubangan tersebut.

Jika sudah puas bermain air, saatnya kita bersantai sambil mengeringkan pakaian dan tubuh kita. Pengunjung bisa duduk santai sambil melihat air terjun, di gazebo yang letaknya berada di jarak sekitar 20 meter dari kubangan. Di depan gazebo itu juga terdapat lahan yang ditanami aneka tanaman, dengan warna daun dan bunga yang beragam.

Tapi jika pengunjung ingin segera mengganti pakaian, bisa langsung ke toilet yang berada di dekat Jembatan Gelombang Merah. Toiletnya cukup besar, namun terlihat kurang perawatan maksimal. (don)