Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2020-10-28 17:48:00

Akun Palsu Atas Nama Pengasuh Ponpes Nurul Jadid Dilaporkan ke Mapolres Probolinggo

LAPOR: Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid melaporkan akun palsu yang mengatasnamakan pengasuh ponpes, KH. Moh Zuhri Zaini.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sekretariat Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo melaporkan akun facebook bernama "Khmohammad zuhri zainy" ke Mapolres Probolinggo, pada Rabu (28/10/2020). Akun tersebut dilaporkan karena merupakan akun palsu yang dibuat mengatasnamakan pengasuh Ponpes Nurul Jadid, yaitu KH. Moh. Zuhri Zaini.

Kabag Humas dan Protokol Pesantren Nurul Jadid, Erna Wiyadi menyampaikan bahwa akun tersebut baru diketahui pihaknya kemarin siang. Saat salah satu wali santri mengirim screenshot dan link Facebook akun tersebut. Setelah dikonfirmasi ke pengasuh, ternyata tidak benar. Bahwa akun tersebut bukan milik pengasuh.

Baca Juga : Beredar Akun Whatsapp Mengatasnamakan Bupati Probolinggo

"Kami menindaklanjuti ini. Bentuk keseriusan ini dengan melaporkan bahwa ini bukan Facebooknya pengasuh yang sebenarnya. Kami sudah konfirmasi ke beliau, bahwa kasus ini untuk segera ditindaklanjuti secara hukum," tuturnya.

Baca Juga : Catut Nama Wabup Timbul Prihanjoko, Sebuah Akun Facebook Minta Sumbangan

Diketahui akun Facebook tersebut saat ini belum melakukan tindakan apapun. Hanya saja di bawah nama profil terdapat tuisan "bila ada kesulitan dengan perekonomian silahkan bisa dihubungi ke dalem KH. Zuhri Zainy langsung". Sehingga dikhawatirkan adanya akun palsu ini dapat dijadikan alat menipu dengan mengatasnamakan KH. Zuhri Zaini, pengasuh Ponpes Nurul Jadid.

"Kami kawatir ini dijadikan media penipuan untuk meminta uang, yang saat ini marak terjadi. Memang korbannya masih belum ada, ini bentuk antisipasi agar tidak ada korban. Harapannya agar segera ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku," ucap Erna.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rizky Santoso mengaku pihaknya sudah menerima pengaduan tersebut dan akan segera menindaklanjuti.

"Hari ini, kami tadi menerima pengaduan dari para alumni bahwa akun milik kiainya dipalsukan oleh seseorang. Terkait akun ini kami tindaklanjuti. Tim cyber juga akan mendalami barang kali ada yang pernah menjadi korban dari pada akun tersebut," terangnya pada tadatodays.com. (zr/hvn)