Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-09-26 17:26:14

Anak Kepala Dinas PMPTSP Benarkan Rumah Ortunya Digeledah KPK

TURUT DIGELEDAH: Rumah pribadi Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani, di Perum Kalirejo, Kecamatan Dringu juga digeledah KPK, Sabtu (25/9).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo, Jumat (24/9/2021) lalu. Sehari setelahnya, Sabtu (25/9), KPK menggeledah rumah pribadi Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kristiana Ruliani di Perum Kalirejo Blok B No.13, Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Diketahui, MPP merupakan salah satu fasilitas layanan DPMPTSP Kabupaten Probolinggo. Belum diketahui, apakah penggeledahan di rumah Kristiana itu masih berkaitan dengan kasus dugaan suap jual beli jabatan Pj kades yang tengah disidik KPK atau bukan.

Baca Juga : Geledah Rumah Seorang Kontraktor, KPK Gunakan Mesin Penghitung Uang

Pada Minggu (26/9), sekira pukul 11.00, tadatodays.com mendatangi rumah Kristiana. Salam yang diucapkan wartawan tadatodays dibalas oleh seorang remaja perempuan dengan usia setara pelajar SMA. Perempuan diyakini anak dari Kristiana Ruliani.

Baca Juga : Langganan Dapat Proyek dan Jadi Timses Hasan Aminuddin, Rumah Pemborong Ini Digeledah KPK

Perempuan tersebut mengatakan bahwa ibunya sedang keluar sejak pagi hari. "Mama masih keluar. Memang untuk nomornya tidak aktif," katanya.

Ditanyakan apakah ada penggeledahan oleh Tim KPK pada Sabtu kemarin, gadis dengan panjang rambut seleher itu membenarkan. "Sekitar jam 9.30," ujarnya.

Saat korps antirasuah itu tiba di rumahnya, ia sedang berada di dalam rumah. Tapi saat penggeledahan akan dilakukan, petugas KPK memintanya keluar rumah.

Penggeledahan itu juga disaksikan oleh seorang petugas keamanan perumahan, Pahing, 42. Sementara Kristiana, saat itu sedang tidak ada di rumah. Namun tak lama kemudian, mantan Camat Dringu itu datang.

Diketahui KPK masih mengobrak-abrik Pemerintah Kabupaten Probolinggo, pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana dan suaminya Hasan Aminuddin, Senin (30/8/2021).

Selain Puput dan Hasan, KPK juga mengamankan mantan Camat Paiton Muhamad Ridwan dan mantan Camat Krejengan Doddy Kurniawan. Keempatnya ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sementara saat OTT itu, KPK juga menangkap calon Pj Kades Karangren Sumarto selaku salah satu pihak pemberi suap.

Dalam OTT itu KPK mengamankan uang suap sebesar total Rp 362 juta, saat mengamankan Puput, Hasan, Doddy dan Sumarto di rumah pribadi Puput di Jalan Ahmad Yani Kota Probolinggo. Sebagian uang itu juga diamankan di rumah Muhammad Ridwan, Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Pasca menangkap kelimanya dan dilanjutkan dengan penahanan, KPK kemudian mengamankan 17 tersangka calon Pj kades di Kecamatan Krejengan dan Paiton. Sama seperti Sumarto, 17 orang itu juga seorang ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo. (ang/don)