Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-28 14:35:14

Anggaran Pemasangan Dua Titik CCTV Rp 117 Juta

LALU LINTAS: Pengadaan kamera CCTV yang terpasang di ruas jalan raya Kabupaten Probolinggo, anggarannya cukup besar. Untuk dua titik saja, biaya pengadaan dan pemeliharaan mencapai Rp 117 juta.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo telah memasang 18 kamera Circuit Closed-Television (CCTV) di tujuh titik. Lima titik dipasang pada tahun 2020 lalu, dan dua titik lainnya dipasang pada tahun 2021 ini.

Untuk pemasangan dua titik di tahun ini dianggarkan Rp 117 juta, termasuk biaya pemeliharaan. Sementara untuk pengadaan satu titik anggarannya mencapai Rp 40 juta. Rencananya tahun 2022 mendatang Dishub akan menambah empat titik lagi. Tapi, itu akan terealisasi jika tidak ada refocusing anggaran.

Baca Juga : Penerapan Jalur Satu Arah di Alun-alun Kraksaan Belum Maksimal

Sementara, tujuh titik CCTV yang sudah terpasang itu berada di jalan raya pantura Kecamatan Kraksaan, Kecamatan Leces, Muneng, dan Kecamatan Pajarakan.

Baca Juga : Bukan Surat Kendaraan, Ini Pelanggaran Lalu Lintas yang Dominan di Probolinggo

Kepala Dishub setempat, Taufik Alami mengatakan pemasangan CCTV dilakukan untuk mengetahui informasi keadaan lalu lintas di Probolinggo. Seperti memantau adanya tindak kejahatan dan keselamatan, serta pelanggaran dalam transportasi. "Pusat pengendalian di kantor Dishub," terangnya, Selasa (28/12/2021).

Taufik menjelaskan, pada tahun 2022 mendatang pihaknya tidak hanya merencanakan pemasangan CCTV. Dishub juga berencana memasang penerangan jalan umum (PJU) baru.

Untuk pemasangan CCTV pada 2022 bakal diprioritaskan di wilayah Probolinggo barat. Seperti wilayah batas Kecamatan Tongas dengan Kota Probolinggo, yang dinilai rawan terjadi tindak kejahatan. "Karena tempat industri," ucapnya.

Pihaknya juga bakal bekerjasama dengan beberapa pihak terkait. Seperti swalayan dan tempat wisata, yang sering didatangi banyak orang. Nantinya, pengelola tempat tersebut diminta untuk memasang CCTV guna memantau kondisi sekitar. "Jadi perlu kerjasama untuk jaga keamanan," katanya.

Dishub juga akan bekerjasama dengan pihak kepolisian, untuk melaporkan data pelanggaran lalu lintas dan tindak kejahatan yang terekam CCTV. (zr/don)