Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-04 21:36:03

Apel Hari Jadi Kota Probolinggo ke 661 Digelar Enam Bahasa

JAGA JARAK: Peserta apel Hari Jadi Kota Probolinggo ke-661 mengikuti acara dengan tetap jaga jarak, memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Di tengah pandemi covid-19, Hari Jadi Kota Probolinggo ke – 661 tetap dirayakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Apel hari jadi yang digelar dengan enam bahasa secara bergantian itu pun menerapkan prinsip jaga jarak di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, (4/8/2020).

Bertindak sebagai pembina upacara yaitu Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin. Menurutnya upacara dengan Bahasa Jawa, Madura, Arab, Inggris, Indonesia dan Tionghoa ini sebagai simbol bahwa Kota Probolinggo memiliki berbagai etnis. Ada Jawa, Madura, Arab, China, dan ada komunitas nelayan atau pendalungan. “Itu harus kita tampilkan di hari jadi Kota Probolinggo. Itu menunjukkan perbedaan tidak menjadikan suatu hal permasalahan,” terang Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin yang memakai kostum etnis Arab.

Baca Juga : Sudiman, Kadis Pertahankan Kota Probolinggo Dikenal sebagai Pribadi yang Hangat

Ketua DPC PKB Kota Probolinggo tersebut menambahkan bahwa perbedaan yang ada, diharapkan menjadi keunggulan bagi kota ini. “Di masa kepemimpinan saya, perbedaan menjadi salah satu kekuatan kita untuk melangkah, itu menjadi kunci utama untuk maju,” ungkapnya.

Baca Juga : Kepala Dispertankan Kota Probolinggo Meninggal Dunia usai Terpapar Covid-19

Pihaknya berkomitmen bakal menyelesaikan program pemerintah kota yang bisa diselesaikan tahun ini. “Alhamdulillah di bulan September, hari jadi Kota Probolinggo ini, insya Allah pembangunan rumah sakit sudah bisa terlaksana,” jelasnya.

Sementara itu,usai apel hari jadi, sekitar 16852 warga Kota Probolinggo berkumpul bersama untuk memecahkan rekor makan nasi jagung terbanyak. Acara ini digelar secara virtual di intasnsi-intasnsi pemerintahan dari kelurahan hingga tingkat kecamatan, bahkan sekolah-sekolah, dan tempat-tempat ibadah di Kota Probolinggo, Jum’at (4/9/2020) pagi. Pemecahan rekor makan nasi jagung terbanyak tersebut dihadiri Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin beserta pejabat forkopimda lainnya di Ruang Puri Manggala Kantor Walikota Probolinggo. (hla/hvn)