Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-06-16 14:57:12

Atap Rusak, Dua Kelas di SDN Kandangjati Kulon II Dikosongkan

MEMBAHAYAKAN: Kondisi atap di SDN Kandangjati Kulon II, Kraksaan Kabupaten Probolinggo yang rusak dan membahayakan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - SDN Kandangjati Kulon II di Kelurahan Kandangjati Kulon, Kraksaan Kabupaten Probolinggo perlu mendapat perhatian. Pasalnya, ada atap ruang kelas di sekolah tersebut yang mengalami kerusakan dan membahayakan. Alhasil, dua ruang kelas itu dikosongkan atau tidak ditempati.

Atap yang rusak itu ada di ruang kelas II dan kelas III. Khawatir atap yang rusak itu ambruk di tengah proses belajar mengajar, maka terpaksa dua kelas tersebut tidak ditempati.

Umi, salah seorang siswi SDN setempat mengatakan, kondisi atap yang rusak itu sudah terjadi ketika ia masih duduk di bangku kelas III. Sedangkan saat ini Umi sudah duduk di kelas VI.  Menurut Umi,  saat dia masih kelas III itu, sudah ada bagian atap kelasnya yang runtuh.

Karenanya, Umi bersama teman-temannya merasa kawatir terkena runtuhan atap. Pada akhir semester genap, Umi dan temannya yang lain dipindah ke ruang lain, bergabung dengan kelas IV. "Takut mau nempati," ujar Umi, Kamis (16/6/2022).

Sementara, Dianovika, salah seorang guru SDN Kandangjati Kulon II membenarkan adanya dua kelas yang tidak dipakai itu. Ia mengatakan, sebenarnya atap yang mengkhawatirkan itu sudah lama terjadi. Namun khusus dua ruang kelas yang sekarang tidak ditempati, kerusakan atapnya terjadi  sejak dua tahun terakhir.

Dua ruang kelas itu dikosongkan agar tidak membahayakan para siswa. Para siswa di dua ruang kelas itu dipindah tempat belajarnya sampai nanti mendapat bantuan renovasi gedung dari pemerintah. "Demi keselamatan bersama," kata Dianovika yang karib disapa Novi.

Menurut Novi, saat ini kelas II digabung dalam satu ruangan dengan kelas I. Kelas III digabung dengan kelas IV. Penggabungan itu sebenarnya menyulitkan para guru mengajar. Maka, terkadang disiasati dengan belajar tema yang sama, atau dengan bergantian masuk ruangan. "Semoga saja segera dibantu renovasinya," harapnya.

Sementara itu, sampai berita ini ditulis, tadatodays.com belum berhasil mendapat konfirmasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Probolinggo Fathurrozi. Panggilan melalui telepon seluler tidak diangkat, dan pesan singkat WhatsApp juga tidak dibalas. (zr/why)