Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-12 17:52:49

Badai Mengancam Wilayah Banyuwangi, Termasuk Waterspout di Selat Bali

CUACA BURUK: Waterspout terjadi di Selat Bali, Selasa (11/1) kemarin. BMKG Banyuwangi mengimbau warga untuk tetap waspada dengan cuaca ekstrem yang terjadi pada Januari hingga Februari.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Warga Banyuwangi harus meningkatkan kewaspadaannya terhadap kondisi cuaca. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, selama Januari hingga Februari wilayah Banyuwangi berpotensi terjadinya cuaca ekstrem. Salah satunya angin puting beliung di atas permukaan air atau waterspout di Selat Bali.

Dita Purnamasari, prakirawan BMKG Banyuwangi pada Rabu (12/1/2022), mengatakan bahwa potensi curah hujan tinggi disertai petir terjadi di Banyuwangi pada Januari hingga Februari.

Baca Juga : Banjir Pakuniran, Satu Orang Meninggal, Dua Jembatan Putus, Warung Hanyut

Karena itu, ia mengimbau kewaspadaan tinggi kepada masyarakat. “Curah hujan sedang dan lebat terjadi pada siang sampai sore. Juga pohon tumbang,” ujarnya.

Baca Juga : Sawah dan Jalan Desa di Tongas Terendam Banjir

Selain banjir, kata Dita, potensi tanah longsor di dataran bisa sewaktu-waktu terjadi. Hal itu menjadi kewaspadaan bagi warga yang tinggal di daerah tinggi, “Terutama saat beraktivitas di luar rumah,” katanya.

Sementara bagi warga yang rumahnya berada di sekitar aliran sungai, untuk terus meningkatkan kewaspadaan akan terjadinya banjir. 

Ia juga mengingatkan kepada warga di wilayah pesisir dengan cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini. “Seperti terjadinya fenomena alam waterspout di Selat Bali,” kata Dita. (rl/don)