Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi Tunggu Konfirmasi Polisi soal Penangkapan Anggota Dewan

Mohamad Abdul Aziz
Mohamad Abdul Aziz

Wednesday, 30 Sep 2026 16:20 WIB

Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi Tunggu Konfirmasi Polisi soal Penangkapan Anggota Dewan

DEWAN: Ketua BK DPRD Banyuwangi Suwito saat memberikan keterangan pada sejumlah wartawan, Rabu (30/9/2026)

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Seorang anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi Partai Gerindra berinisial ADS dikabarkan ditangkap terkait kasus narkoba. ADS ditangkap bersama 7 orang lainnya dalam penggerebekan di sebuah hotel di Surabaya, Selasa (29/9/2026). Atas peristiwa ini, Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi belum mengambil sikap.

Ketua BK DPRD Banyuwangi Suwito mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi resmi dari aparat penegak hukum di Surabaya untuk memastikan perkara yang sebenarnya terjadi.

“Kami sampai titik ini belum mendapatkan konfirmasi dari penegak hukum dari pihak Surabaya. Sampai titik ini kami masih menunggu informasi apa yang sebenarnya terjadi dan apa sebenarnya yang dilakukan oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi,” kata Suwito, Rabu (30/9/2026).

Menurut Suwito, informasi mengenai kabar penangkapan ADS memang telah ramai diberitakan. Namun, BK DPRD Banyuwangi tidak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan pemberitaan sebelum menerima konfirmasi resmi dari aparat penegak hukum.

“Walaupun di media sudah ramai, kita tetap menunggu informasi A1-nya, supaya ini tidak ada kesalahpahaman dan mungkin tidak ada omongan yang salah,” ujarnya.

Suwito menegaskan, BK DPRD Banyuwangi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menyikapi kabar tersebut. Karena itu, langkah maupun keputusan terhadap ADS akan ditentukan setelah ada kejelasan mengenai proses hukum yang sedang berjalan.

“Semua kita ini menggunakan asas praduga tak bersalah. Sebagai ketua BK saya tetap akan menggunakan asas praduga tak bersalah, sehingga saya akan mengambil tindakan ataupun keputusan setelah nanti berjalannya proses hukum yang berlaku,” tegasnya.

Suwito menambahkan, pihaknya bersama Ketua DPRD Banyuwangi akan melakukan komunikasi lebih lanjut untuk mendapatkan klarifikasi mengenai perkara yang menyeret nama ADS tersebut.

BK DPRD Banyuwangi, kata dia, masih menunggu informasi resmi dari aparat penegak hukum sebelum menentukan langkah kelembagaan selanjutnya. (azi/why)


Share to