Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-11 18:26:01

Bagaimana Hukumnya Vaksinasi saat Puasa? Begini Penjelasan MUI

HALAL: Pemkab Probolinggo tetap akan melanjutkan program vaksinasi Covid-19 selama bulan puasa. Sementara, MUI setempat memastikan bahwa vaksinasi saat berpuasa hukumnya halal.

PROBOLINGGO TADATODAYS.COM - Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo menghalalkan vaksinasi Covid-19 dilakukan saat puasa. Hal itu, merujuk pada Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa. Dalam fatwa tersebut dijelaskan bahwa vaksin tidak membatalkan puasa.

Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, Yasin membenarkan halalnya vaksin saat puasa itu. Hanya saja, pihaknya menyarankan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo untuk melakukan vaksinasi di malam hari saja. Sebab, jika vaksinasi dilakukan siang hari dikhawatirkan dapat menimbulkan bahaya kepada seseorang yang berpuasa.

Baca Juga : Ada Es Buah Bar-bar di Jember, Pembeli Ambil Sendiri dengan Harga Rp 5 Ribu

Yasin menjelaskan, dalam vaksinasi masih ada tahapan screening. Mulai dari pengecekan suhu, pengecekan kesehatan, dan menunggu 30 menit untuk memastikan ada tidaknya gejala setelah divaksin. "Dikhawatirkan lemas," katanya pada tadatodays.com, Minggu, (11/4/2021)

Baca Juga : Banyuwangi kembali Masuk Zona Oranye Covid-19, Dinkes Khawatir

Menurutnya, vaksin di siang hari saat puasa diperbolehkan karena vaksin sendiri dilakukan dengan cara disuntik kepada tubuh, dan bukan dilakukan dengan dimasukan melalui mulut atau lubang-lubang yang menurut fiqih diharamkan. "Menyuntikan melalui otot," kata pria yang karib disapa Haji Yasin ini.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Dr. Dewi Vironica mengaku tetap akan melakukan vaksinasi di siang hari. Namun itu tidak berlaku mutlak.

Pasalnya, seseorang yang mempunyai kehawatiran disuntik pada siang hari karena takut batal ataupun takut tubuhnya lemas, maka diperbolehkan untuk dilakukan vaksinasi malam hari. "Yang lain tetap siang," ujarnya.

Nantinya, warga yang meminta vaksinasi malam hari, maka akan dikelompokkan dan diatur ulang jadwal vaksinasinya. (zr/don)