Balgdhabal, Komunitas Gowes Usia Lanjut; Badan Sehat, Hubungan Antarwarga Rekat

Amelia Subandi
Amelia Subandi

Monday, 24 Oct 2022 14:16 WIB

Balgdhabal, Komunitas Gowes Usia Lanjut; Badan Sehat, Hubungan Antarwarga Rekat

GOWES: Aktifkan kembali kegiatan bersepeda, setelah vakum pandemi. Sambil mengobrol, goweser fokus mancal.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Bersepeda tidak hanya bikin tubuh sehat. Bersepeda juga bisa bikin hubungan antarwarga menjadi lebih rekat. Warga RW 04 di Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo sudah melakukannya.

Salah satu komunitas bersepeda warga kelurahan Jrebeng Wetan ini resmi dibentuk sejak tahun 2018. Namanya Gowes Balgdhabal. Adalah Gatot, warga setempat yang menginisiasi komunitas ini.

Komunitas Gowes Balgdhabal merupakan produk inisiatif warga dalam merespons tren bersepeda atau gowes. Mereka ingin bersepeda untuk berolahraga sekaligus bersenang-senang.

Kini, anggota Balghadabal sudah ada 30-an. Mayoritas anggotanya berusia lanjut (lansia). Uniknya ketika mendapat medan gowes yang sulit, seperti halnya tanjakan, nafas para goweser Balgdhabal akan terengah-engah.

"Asal Balgdhabal ini bermula karena anggotanya semuanya lansia. Jadi kalau ada jalan tanjakan, wah sudah pasti itu temen-temen akan menggos-menggos, banyak istirahatnya," kata Gatot diselingi derai tawa.

Kehadiran komunitas Balgdhabal ini salah satunya menurut Gatot untuk mempererat tali silahturrahim sesawa warga sekitar. Tidak hanya warga sekitar, kehadiran komunitas ini juga terbuka umum bagi siapapun yang akan bergabung. Bahkan tidak jarang adanya komunitas ini dijadikan sebagai media urung rembuk, menyampaikan uneg-uneg.

"Komunitas Balgdhabal ini sebagai ajang komunikasi, silahturahmi semua warga. Kita tidak melihat siapapun, silahkan gabung. Bagi yang mau menyampaikan uneg-uneg juga kita persilahkan," Tambahnya.

SEHAT: Bersepeda memiliki banyak manfaat, mulai dari untuk kesehatan hingga silahturahmi.

Tidak hanya sekedar gowes, uniknya komunitas ini juga rupanya memiliki beberapa program kerja. Salah satunya program bakti sosial. Kegiatan ini rutin dilakukan, anggaran bakti sosial diambilkan dari uang kas, hasil iuran anggota komunitas.

Minggu pagi (23/10/2022) itu di cuaca cerah, komunitas Balgdhabal bersiap melakukan gowes. Mengambil start dari jalan Mastrip, bergegas gowes menyusuri jalan Kota Probolinggo. Rute gowes kali ini di antaranya Jl Mastrip - Jalan Slamet Riyadi - Jl. Kiai Hajar Dewantara - Perempatan Citarum - Bengawan Solo Hingga Finish di Jalan Kapten Saroe Kelurahan Kedungadem.

Sesampainya di titik finish, para goweser kemudian disuguhi kopi panas yang nikmat diseruput. Tak ketinggalan menu spesial sarapan pagi yaitu nasi jagung lengkap dengan sambal terongnya. Makan pagi pun terasa tambah nikmat, dengan melihat kegiatan berkaraoke. Disinilah keakraban para anggota komunitas Balgdhabal terjalin.

Salah satu anggota goweser tertua Dja'far, 65, mengatakan kepada tadatodays.com, bahwa gowes merupakan kegiatan positif baginya. Meskipun sudah menginjak usia lanjut, ia sama sekali tidak merasa capek  Justru yang dirasakan badan menjadi segar.

"Saya paling tua, tapi Alhamdulillah sama sekali tidak merasakan capek. Justru kalau gowesnya libur, badan saya seperti sakit semua. Selesai gowes, langsung menyantap hidangan yang sudah disiapkan oleh tuan rumah," kata Dja'far.

DOA: Sebelum berangkat, komunitas Balgdhabal berdoa terlebih dahulu.

Dari rutinitas gowes yang dilakukan hampir setiap Minggu ini tampaknya dirasakan positif oleh anggota komunitas lainnya, yaitu Heru Estiadi. Heru yang berprofesi sebagai anggota DPRD Kota Probolinggo ini merasa bahwa dengan gowes badannya sehat, stamina terjaga. Walupun memang pada awal-awal bergabung, kakinya sempat jarem.

Selain itu, menurut Heru, gowes tidak hanya membuat badan sehat. Dengan gowes, hubungan antar warga RW 04 Kelurahan Jrebeng Wetan juga menjadi lebih dekat. Termasuk hubungan warga dengan dirinya.

"Memang awal-awal gowes kaki saya jarem semua. Tapi rasa itu terbayar saat melewati suasana persawahan yang hijau. Terpenting komunitas ini dibentuk karena untuk ajang silahturahmi, itu yang terpenting," kata Heru.

Balgdhaball mewadahi kebersamaan warga RW 04, Kelurahan Kedungasem. Pasalnya, saban gowes ada satu dari anggota komunitas yang diberi tugas menjadi titik finis. Sebagai titik finis, anggota tersebut bertanggung jawab menyiapkan konsumsi. Saban gowes, anggota iuran. Sebagian uang kas itu digunakan untuk membantu warga yang membutuhkan. (mel/why)


Share to