Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-14 17:06:29

Banyak Pengelola Kafe dan Warung di Kabupaten Pasuruan Melanggar PPKM Darurat

DITERTIBKAN: Satpol PP Kabupaten Pasuruan menertibkan salah satu kafe di Bangil, yang melanggar PPKM Darurat.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Selama PPKM Darurat, aparat penegak hukum di Kabupaten Pasuruan gencar melakukan operasi yustisi. Sedikitnya ada 16 kafe dan warung yang terjaring operasi yustisi oleh Satpol PP setempat.

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengatakan, dalam operasi yustisi yang digelar di Kecamatan Bangil, Beji dan Gempol, pihaknya mendapati 16 warung dan kafe yang melanggar PPKM Darurat. Sesuai aturan, kafe, rumah makan, dan sejenisnya tidak diperbolehkan melayani pelanggan di tempat. "Sesuai Inmendagri kan dilarang," kata Bakti, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga : Penerapan PPKM Berpotensi Timbulkan PHK Besar-besaran di Banyuwangi

Secara rinci, operasi yustisi yang digelar kemarin di Kecamatan Bangil, petugas mendapati 8 kafe dan warung makan yang melanggar. Sedangkan, untuk hari ini, di Kecamatan Bangil didapati 1 pelanggar, di Kecamatan Beji 6 pelanggar dan di Kecamatan Gempol 1 pelanggar. "Kami lakukan pemanggilan sidang untuk pengelola hari Kamis," ujar Bakti.

Baca Juga : Klaim PPKM Berhasil, Angka BOR Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jember Turun Jadi 75 Persen

Seperti yang dilakukan di Kecamatan Pandaan beberapa waktu lalu. Bagi 16 pelanggar tersebut, akan menjalani sidang tipiring di Kantor Kecamatan Bangil, Kamis (15/7) mendatang.

Sebenarnya, kata Bakti, pihaknya tidak hanya melakukan penindakan hukum. Sosialisasi dan pembinaan juga dilakukan terhadap pemilik kafe atau warung untuk mengurangi meja kursi, atau mengatur kursi dengan dinaikan ke atas meja. "Sebagai tanda tidak menyediakan makan di tempat," katanya. (ang/don)