Febri Wiantono


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-26 12:56:05

Banyak Uang Pecahan Rp 100 Ribu Hilang, Warga Kebaman Sebut Dicuri Tuyul

ADA-ADA SAJA: Sejumlah warga Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi saat menyampaikan banyaknya uang hilang. Warga menyebut, uang pecahan Rp 100 ribu milik mereka hilang dicuri tuyul.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Warga Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi, heboh karena banyaknya uang milik warga setempat yang hilang. Warga menyebut, uang mereka hilang karena dicuri tuyul.

Yulianti Maulidia, salah satu warga yang kehilangan uang mengatakan, uang miliknya hilang tanpa ada tanda-tanda pencurian dan dengan nominal sama dalam satu malam.

Yulianti menjelaskan, uang yang hilang ada di dalam bandelan uang sebesar Rp 600 ribu yang saya diikat dengan karet gelang. "Yang diambil hanya dua lembar saja," katanya saat dikonfirmasi, Senin (26/4/2021).

Ia baru sadar uang yang dia taruh di dalam dompet hilang saat akan digunakan untuk berbelanja pada Minggu (25/4) kemarin. Padahal, aebagian uang itu akan digunakan untuk tambahan biaya melahirkan anak pertamanya. Yulianti sendiri kini tengah hamil 8 bulan.

Tak hanya Yulianti, Budiyanto, warga setempat lainnya, mengaku kehilangan uang Rp 100 ribu pada Sabtu (24/4/2021) sore, yang ia taruh di atas lemari. "Pas dicek mau buat belanja istri saya, tiba-tiba sudah ndak ada," ujarnya.

Tak jauh dari rumah Budiyanto, Sudartik, warga lainnya juga mengaku kehilangan uang yang ditaruh di dalam kotak dan ditata rapi namun sebagian hilang.

Sudartik menyampaikan, saat itu total uang miliknya Rp 1,5 juta. "Yang diambil 200 ribu saja," ujar Sudartik.

Selain uang di dalam kotak, ia juga menyimpan uang Rp 150 ribu di bawah selimut. Tapi yang hilang hanya pecahan Rp 100 ribu, sedangkan pecahan Rp 50 ribu tak dicuri. "Kalau maling manusia mungkin diambil semuanya," katanya.

Dengan beberapa kejadian uang hilang itu, warga kemudian mengaitkan kejadian aneh ini dengan hal klenik. Beberapa warga beranggapan uang yang hilang karena diambil tuyul.

Peristiwa hilangnya uang tersebut bukan hanya terjadi di bulan Ramadan, namun sudah sejak tiga bulan lalu. (peb/don)