Febri Wiantono


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-30 13:40:52

Banyuwangi kembali Masuk Zona Oranye Covid-19, Dinkes Khawatir

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Kabupaten Banyuwangi belum aman dari penyebaran Covid-19. Pasalnya, dalam dua pekan terakhir tren peningkatan kasus masih terjadi. Karenanya, pemkab mewaspadai adanya sebaran virus Corona gelombang kedua.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat,  Banyuwangi saat ini dinyatakan menjadi zona oranye penyebaran Covid-19.

Baca Juga : Dinkes P2KB Kota Probolinggo Fasilitasi Vaksinasi kepada Ratusan Lansia

Dr Widji Lestariono, Jubir Satgas Covid-19 Banyuwangi pada Kamis (29/4/2021) mengatakan, zona oranye itu terjadi karena ada peningkatan temuan harian kasus terkonfirmasi Covid-19. "Angka kematian juga relatif tinggi," kata pria yang karib disapa Rio itu.

Baca Juga : Dinkes P2KB Kota Probolinggo Fasilitasi Vaksinasi pada Ratusan Lansia

Rio mengaku sempat khawatir saat Banyuwangi belum masuk zona oranye. Sebab ketika masih masuk zona kuning, warga terlihat longgar dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Longgarnya prokes itu, menurutnya, buntut dari diperbolekannya pendidikan pembelajaran tatap muka dan dilonggarkannya kegiatan ibadah seperti tarawih. "Jangan-jangan ketika kegiatan dilonggarkan, masyarakat abai akan protokol kesehatan" ujarnya.

Rio mengingatkan, bahwa saat Banyuwangi masuk zona kuning, bukan berarti kita boleh melonggarkan protokol kesehatan.

Sebagai antisipasi agar tidak terjadi gelombang kedua atau masuk zona merah penyebaran Covid-19 saat memasuki momen lebaran, Dinkes Banyuwangi telah menyiapkan langkah. Salah satunya, meminta satgas tingkat kecamatan untuk

Terutama pada tempat-tempat keramaian seperti di pusat serius dalam menvgawasi pergerakan masyatakat di tempat keramaian. Seperti, pusat perbelanjaan, mall dan lainnya.

Pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran terkait kegiatan terutama dalam bulan ramadan dan menjelang lebaran. Surat edaran tersebut juga sudah disosialisasikan kepada seluruh satgas kecamatan untuk diterapkan di wilayahnya masing-masing, seperti pusat perbelanjaan dibatasi 50 persen dari kapasitas yang ada dan aturan lainnya.

Rio meminta kepada masyarakat Banyuwangi agar tidak bosan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 meski sudah ada program vaksinasi. "Vaksinasi hanya salah satu cara untuk melindungi dari  Covid-19," katanya. (peb/don)