Usman Afandi


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-06 21:03:20

Banyuwangi Oling River Food Desa Tegaldlimo, Indahnya Alam dengan Wisata Susur Sungai, Nikmati Lezatnya Olahan Ikan Sidat

GERBANG PENYAMBUT: Lokasi Banyuwangi Oling River Food yang menjadi salah satu destinasi wisata di kabupaten ujung timur Pulau Jawa tersebut.

Banyuwangi menjadi salah satu daerah di Indonesia yang menjadi jujugan wisatawan. Tak hanya kaya akan budaya, Banyuwangi juga menarik perhatian karena pariwisata dan kulinernya. Di antaranya Banyuwangi Oling River Food yang ada di bantaran sungai Dam Limo, Desa/Kecamatan Tegaldlimo.

USMAN AFFANDI, Wartawan Tadatodays.com

Baca Juga : Kasus Pengeroyokan di Banyuwangi, Satu Pelaku Ditangkap dan Pelaku Lain Ditetapkan DPO

BANYUWANGI Oling River Food masuk dalam daftar lokasi terbaik yang akan dikunjungi wisatawan. Baik lokal maupun luar daerah. Selain sensasi susur sungai yang tidak didapatkan di tempat wisata lainnya, di tempat wisata itu pengunjung bisa menikmati olahan makanan yang cukup lezat. Yakni berbahan ikan sidat.

Baca Juga : Jelang Ramadan, Bulog Banyuwangi Jamin Stok Beras Aman

Hal itu disampaikan pengelola sekaligus penjaga keamanan Oling River Food Heri Subandrio saat ditemui tadatodays.com, Kamis (26/11/2020). “Tempat ini memang untuk bersantai, sambil menikmati indahnya sungai dan beragam kuliner,” katanya.

Sejak dibuka pada 2019 lalu oleh Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Banyuwangi, tempat ini tidak pernah sepi. Banyak pengunjung yang datang di akhir pekan di tempat wisata yang berada di kawasan menuju Alas Purwo ini.

“Jadi, wisatawan yang menuju Alas Purwo bisa mampir di tempat ini. Tapi hanya bisa hari Sabtu dan Minggu saja,” ujarnya.

Para pengunjung bisa menyusuri aliran sungai sepanjang 2 kilometer. Dengan tiket Rp 5 ribu per orang, para pengunjung bisa menyusuri bantaran Dam Limo. Tiket masuk area tersebut hanya membayar parkir saja Rp 2 ribu.

Ada 3 perahu yang disediakan pengelola. Masing-masing perahu bisa muat 10 orang. Untuk keamanan, pengelola menyediakan puluhan alat pelampung. “Perahu-perahu ini disiapkan untuk wisatawan yang berminat menyusuri sungai di area ini,” kata Heri sembari menunjukkan perahu yang tengah sandar.

Tak hanya itu, para pengunjung juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan sungai. Termasuk habitat dan kebersihannya. “Kami mengimbau pengunjung untuk menjaga kebersihan sungai. Jangan buang sampah sembarangan, apalagi di sungai,” jelasnya.

Tak hanya menikmati wahana susur sungai, pengunjung yang ingin menikmati sajian kuliner akan dimanja lidahnya di tempat wisata tersebut. Terutama olahan ikan dan kuliner lainnya.Yaitu olahan ikan sidat.

SUSUR SUNGAI: Para pengunjung bisa menyusuri Sungai Oling untuk menikmati panorama alam di sekelilingnya.

Selain olahan ikan sidat, kawasan kuliner ini juga menyediakan banyak ragam kuliner lainnya. Seperti ayam pedas, ikan pari pedas, nasi pecel, sate kerang, sego tempong, dan tak akan ketinggalan yakni rujak soto khas Banyuwangi.

Aneka jajanan tradisional pun juga ada. Mulai dari cenil, lupis, putu ayu, hingga getuk. Minuman yang disediakan mulai dawet segar dan es degan atau kelapa muda.

Sementara itu, Lukman salah satu pedagang mengaku sangat bersyukur dengan adanya wisata Oling River Food. Tempat wisata tersebut otomatis meningkatkan perekonomian warga sekitar. “Alhamdulilah, saya bisa ada pemasukan dari hasil jualan di sini,” katanya. (usm/sp)