Andika Apriyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-15 20:15:48

Barong Banyuwangi Turun Jalan, Sosialisasikan Prokes dan Vaksinasi

PEDULI: Sejumlah barong Banyuwangi menunjukkan poster berisi ajakan kepada pengguna jalan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Beberapa pelaku seni di Kabupaten Banyuwangi turun ke jalan, di saat PPKM Darurat tengah diberlakukan. Namun mereka bukan menolak adanya PPKM tersebut, tetapi melakukan sosialisasi pentingnya mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi. Kegiatan itu ditujukan kepada pengguna jalan di Kabupaten Banyuwangi, Kamis, (15/7/2021).

Dengan mengenakan kostum barong dan bermasker, mereka menari-nari di trafick light Taman Blambangan. Beberapa barong terlihat mengajak pengguna jalan untuk tetap menjaga prokes, dan tidak takut mengikuti vaksinasi yang digelar oleh pemerintah.

Baca Juga : Kades di Banyuwangi Gelar Hajatan di Tengah PPKM Darurat

Salah satu seniman, Wahyu Bustono mengatakan, dirinya sengaja turun ke jalan bersama teman-teman seni lainya untuk menggalakan sosialisasi pentingnya mematuhi prokes. “Membantu pemerintah memerangi virus covid-19,” kata Wahyu.

Baca Juga : Pasar Blambangan Banyuwangi Ditutup, Begini Respons Pedagang

Wahyu berharap, masyarakat Banyuwangi bisa menyadari akan pentingnya vaksinasi. Jika kasus covid-19 di Banyuwangi dinyatakan zero, maka pelaku seni di Banyuwangi bisa hidup Kembali.

Saat ini, dirinya dan teman teman seni lainnya sudah lama tidak melakukan pekerjaannya sebagai pegiat seni lantaran pendemi karena dilaran oleh pemerintah. "Sudah terlalu lama kita berhenti" ujarnya.

Sedangkan, Wakil Ketua Satgas Covid-19 Banyuwangi Letkol Infanteri Yuli Eko Purwanto mengatakan, kegiatan ini merupakan kampanye dan wujud perhatian dari seniman barong, karena pendemi covid-19 di Banyuwangi semakin bertambah. "Kami sangat mengapresiasi tindakan pelaku seni ini,” kata Yuli Eko.

Pria yang juga Dandim setempat ini mengimbau masyarakat Banyuwangi agar tidak takut untuk mengikuti vaksinasi. "Sekali lagi jangan takut vaksin" ujarnya. (dik/don)