Beli Es Batu, Perempuan di Rembang Dijambret, Kalung 2,5 Gram Amblas

Amal Taufik
Amal Taufik

Friday, 03 Apr 2026 20:22 WIB

Beli Es Batu, Perempuan di Rembang Dijambret, Kalung 2,5 Gram Amblas

AKSI JAMBRET: Detik-detik penjambretan di Rembang, Kabupaten Pasuruan, terekam CCTV.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Aksi penjambretan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jumat (3/4/2026). Seorang perempuan menjadi korban saat melintas di jalan Desa Pekoren, Kecamatan Rembang.

Korban diketahui bernama Dina Mariana (37), warga setempat. Saat kejadian, ia tengah mengendarai sepeda motor untuk membeli es batu di sekitar rumahnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Awalnya, korban sempat menuju salah satu toko jasa pengiriman, namun dalam kondisi tutup. Ia kemudian beralih ke warung lain yang tak jauh dari lokasi. “Awalnya saya mau beli es batu, dekat rumah. Sempat ke tempat lain tapi tutup, akhirnya lanjut ke warung,” ujarnya

Namun di tengah perjalanan, dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor mendekat dari arah belakang. Tanpa banyak gerak, pelaku langsung memepet korban di jalan yang relatif sepi.

Korban mengaku tidak sempat menghindar. Salah satu pelaku kemudian menarik paksa kalung yang dikenakannya. “Tiba-tiba saya dipepet dari belakang, langsung ditarik. Saya kaget dan langsung teriak minta tolong,” katanya.

Aksi tersebut berlangsung cepat. Setelah berhasil merampas kalung, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban di lokasi. Korban sempat melakukan perlawanan dengan berteriak dan melempar sandal ke arah pelaku. Namun upaya tersebut tidak berhasil menghentikan aksi pelaku.

“Pelakunya dua orang, laki-laki dan perempuan. Yang menarik kalung posisi di depan,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian leher akibat tarikan keras. Kalung beserta liontin dengan berat sekitar 2,5 gram raib dibawa kabur. Sebagian potongan kalung sempat ditemukan di sekitar lokasi oleh keluarga korban, sementara sisanya dibawa pelaku.

Peristiwa penjambretan tersebut juga terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Rekaman menunjukkan pelaku mendekati korban, lalu menarik kalung sebelum melarikan diri.

Korban mengaku masih mempertimbangkan untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah tersebut. "Kemungkinan akan kami laporkan. Semoga ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ujarnya. (pik/why)


Share to