Beredar Video Mayat Mengapung di Perairan Desa Gejugan, Pajarakan

Mochammad Angga
Mochammad Angga

Thursday, 28 Dec 2023 21:12 WIB

Beredar Video Mayat Mengapung di Perairan Desa Gejugan, Pajarakan

MENGAPUNG: Benda mengapung di perairan Desa Gejugan, Pajarakan Kabupaten Probolinggo, yang diduga sebagai sesosok mayat.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sebuah video beredar di sosial media menujukkan nelayan menemukan sesosok mayat mangapung di perairan masuk Desa Gejugan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (28/12/23). Namun, saat dilakukan pencarian oleh petugas kepolisian, mayat tersebut belum ditemukan.

Video yang tersebar di media sosial itu berdurasi 21 detik. Dalam video itu, seorang nelayan merekam dengan kamera handphonenya, menunjukkan sesosok mayat mengapung di laut. Mayat itu berjenis kelamin laki-laki, mengapung dengan tubuh tertelungkup.

Mendapat informasi tersebut, Polsek Gending dan Satpolairud Polres Probolinggo serta sejumlah perangkat desa, bergerak melakukan pencarian sekitar pukul 11.00 WIB. Pencarian diawali dari Desa Pesisir, karena mayat itu diperkirakan bergeser ke arah barat pantai Desa Klasemen dan Pantai Pesisir.

BPD Desa Pesisir Muhammad Hadi Susanto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan jika ada mayat yang mengapung. Karena itu, ia bersama Polsek Gending melakukan pencarian. Saat proses pencarian itu, mayat tidak ditemukan. "Hasilnya nihil. Warga Desa Pesisir tidak ada laporan kehilangan anggota keluarganya," ujarnya.

Sementata, Kasubnit Satpolairud Polres Probolinggo Bripka Ahmad Nuryudi mengatakan, pihaknya bersama TNI AL Pos Kamladu, Polsek Gending, dan perangkat desa serta warga melakukan pencarian. Mereka menyisir Pantai Desa Pesisir hingga lokasi awal penemuan mayat.  "Hasilnya belum ditemukan," katanya.

Ahmad Nuryudi meminta warga atau nelayan yang beraktifitas di laut, agar memberi tanda jika menemukan keberadaan mayat tersebut. Misalnya dengan cara mengikat mayat, selanjutnya dilaporkan kepada petugas.

Selain itu, pihak kepolisian berharap warga segera melapor bila ada keluarganya yang hilang.  "Kita akan terus menunggu dan berupaya mencari informasi keberadaan mayat, " sebut Bripka Ahmad Nuryudi. (agg/why)


Share to