Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-09-29 22:17:53

Berfungsi Pengawasan ASN, Kantor Inspektorat Juga Digeledah KPK

JUGA DIGELEDAH: Kantor Inspektorat Kabupaten Probolinggo juga tak luput dari penggeledahan oleh KPK RI. Penggeledahan ini dilakukan sejak Rabu sore hingga malam,

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Belum usai penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, di instansi Pemeriantah Kabupaten Probolinggo. Setelah menggeledah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) setempat, Rabu (29/9/2021) siang, pada Rabu sore hingga malam hari KPK menggeledah Kantor Inspektorat.

Informasi yang berhasil dihimpun, KPK datang ke kantor yang berlokasi di Jl. Panglima Sudirman, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan itu sejak pukul 16.00 WIB. Ada sebanyak 4 mobil Innova Rebond yang masuk ke kantor tersebut.

Empat mobil itu merupakan mobil yang sama yang digunakan petugas KPK saat menggeledah kantor Dispersip. Yaitu mobil warna putih dengan nopol B 1711 IR, lalu mobil abu-abu B 2190 AB, serta dua mobil lainnya berwarna hitam masing-masing bernopol W 1335 QE dan N 1687 AAL.

Setibanya di kantor Inspektorat, petugas KPK langsung masuk ke dalam ruangan. Tidak tahu pasti ruangan apa saja yang saat itu dimasuki KPK. Pegawai yang saat itu ada di dalam tidak boleh keluar, begitu sebaliknya yang dari luar tidak boleh masuk.

Penjaga kantor setempat, Umar mengatakan kalau penggeledahan dilakukan selama 4 jam. Terhitung sejak rombongan mobil KPK datang pukul 16.00 WIB, dan keluar pada pukul 20.00 WIB. Setelah selesai, mobil tersebut menuju ke arah barat. "Selesai penggeledahan baru boleh pulang," katanya.

Diketahui sebelumnya, rombongan KPK itu sudah menggeledah beberapa kantor instansi terkait kasus korupsi jual beli jabatan dengan tersangka Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminuddin.

Selain menahan mereka berdua, KPK juga menahan dua orang camat, satu pj kades, dan 17 orang calon pj kades. (zr/don)