Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-06-05 16:17:19

Berpamitan Cari Rumput, Pria asal Krejengan Ditemukan Meninggal

VISUM: Jenazah Rafi'i divisum di kamar jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaan, usai ditemukan meninggal pada Sabtu (5/6) siang.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Warga Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dihebohkan kabar penemuan mayat laki-laki. Mayat tersebut ditemukan tergeletak di gubuk pinggir sawah, masuk kelurahan setempat, sabtu (5/6/2021) sekira pukul 12.30 WIB.

Diketahui, identitas mayat tersebut adalah Rafi'i, 49, warga Desa Opo-opo, Kecamatan Krejengan. Sebelum ditemukan meninggal, kepada keluarganya ia berpamitan mencari rumput untuk pakan sapi peliharaannya.

Baca Juga : Petugas Kebersihan Ditemukan Meninggal di Tempat Penampungan Sampah

Hal itu sampaikan oleh Muhammad Subhan, 53, kakak Rafi'i. Namun Subhan tidak tahu pasti penyebab meninggalnya saudaranya itu. Ia juga tidak tahu pasti jam berapa korban meninggalkan rumah, karena ia tinggal bersama istrinya di Desa Asembagus, Kecamatan Kraksaan.

Baca Juga : Tertabrak Pikap di Jalur Tikungan, Remaja asal Maron Meninggal

Subhan hanya mendapatkan informasi setelah korban dinyatakan meninggal dunia, dan ditelepon oleh anak korban yang menyampaikan bahwa Rafi'i meninggal dunia. "Katanya, adek ini pamitan mau cari rumput," kata pada tadatodays.com.

Penemuan mayat Rafi'i ini juga dibenarkan oleh Anggota Polsek Kraksaan, Bripka Soewondo. Ia mengatakan kalau pihaknya mendapatkan informasi dari RT setempat. Kemudian informasi itu ia teruskan kepada tim identifikasi Polres Probolinggo.

Setelah itu, jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan. Setelah diketahui identitasnya, pihaknya langsung menghubungi keluarga korban, dan menyarankan untuk dilakukan autopsi. "Ternyata pihak korban menolak," terang polisi yang karib disapa Wondo ini.

Karena menolak, Polsek Kraksaan langsung membuatkan surat keterangan penolakan dari keluarga. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Opo-Opo.

Dari hasil identifikasi, Wondo menyebutkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun perbuatan yang mengarah ke perbuatan tindak pidana pada tubuh Rafi'i. Namun pihaknya tetap akan mendalami kasus tersebut. "Kita masih menunggu hasil dari visum luar," katanya, saat ditemui di kamar jenazah RSUD.

Dalam kasus penemuan mayat itu, Polsek Kraksaan juga mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya, motor yang dibawa korban, lalu uang tunai Rp 714 ribu dan rokok beserta korek apinya. (zr/don)