Tri Amelia Agustin Subandi


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-01 19:01:34

Bersihkan 11 Kawasan Wisata, Gaul Wis Kota Probolinggo Libatkan Santri

BERSIH-BERSIH: Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), Budi Krisyanto memimpin beberapa elemen masyarakat, di antaranya santri, komunitas laut Surya Citra Bahari (SBC), Komunitas Pecinta Lingkungan (KPL) Bayuangga, Formalis, dan Pokdarwis Sumber Sentong untuk mengawali bersih-bersih.

PROBOLINGGO, TADAATODAYS.COM - Gerakan Aksi untuk Lingkungan Pariwisata Kota Probolinggo (Gaul Wis) sukses digelar Pemkot Probolinggo. Aksi bersih-bersih bersama ini dilaksanakan dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) dan serentak digelar di 11 kawasan wisata.

Salah satu kawasan wisata yang menjadi tujuan Gaul Wis ini ialah Wisata Sumber Sentong. Wisata air di Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo ini dibersihkan dari sampah dan kotoran yang mengganggu.

Baca Juga : Dapat Jatah Vaksin Covid-19, Wali Kota Probolingo Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Sebelum aksi dimulai, didahului apel yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), Budi Krisyanto. Pesertanya beberapa elemen masyarakat, di antaranya santri, komunitas laut Surya Citra Bahari (SBC), Komunitas Pecinta Lingkungan (KPL) Bayuangga, Formalis, dan Pokdarwis Sumber Sentong.

Baca Juga : UMK Kota Probolinggo 2021, Resmi Naik 1,3 Persen

PEMANGKASAN: Anggota TNI juga turut terlibat dalam kagiatan Gaul Wis di mata air Sumber Sentong.

Melalui kegiatan Gaul Wis ini, Sumber Sentong dan 10 lokasi wisata lokal lain bisa terawat. Tak hanya oleh pemerintah daerah, tetapi juga dukungan semua pihak untuk sama-sama menjaga dan merawat kawasan wisata di Kota Probolinggo.

Cuaca pagi yang mendung tak menyurutkan semangat para santri yang juga turut aktif membersihkan area lokasi Wisata Sumber Sentong. Satu persatu sampah yang berserak dikumpulkan dan dibuang ke dalam tempat sampah anyaman yang telah disediakan. Dengan menggunakan baju koko, memakai sarung serta tak lupa kopyahnya, mereka antusias berbaur dengan komunitas pecinta lingkungan.

SANTRI: Sejumlah santri dari PP Riyadlus Sholihin Kota Probolinggo ikut melakukan bersih-bersih di mata air Sumber Sentong, Kedopok, Kota Probolinggo.

11 LOKASI: Gaul Wis atau Gerakan Aksi untuk Lingkungan Pariwisata Kota Probolinggo juga dilakukan di Pantai Permata Pilang. Di pantai yang kerap disambangi pesepeda itu, juga dilakukan bersih-bersih agar lokasi wisata bisa dikunjungi kembali.

Sementara itu, Kepala Dispopar, Budi Krisyanto mengatakan, Gaul Wis ini dilaksanakan guna mempercepat kemajuan sektor pariwisata di saat kondisi pandemi Covid-19. "Untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata disaat pandrmi covid-19 perlu ada kebersamaan banyak pihak," kata Budi Krisyanto.

Menurut Budi, sebuah destinasi wisata layak untuk dikunjungi ketika peran 3 pilar kuat. Yang pertama pilar pengelola, harus berkomitmen menerapkan protokol kesehatan. Pilar kedua pengunjung, di mana pilar ini pengunjung harus memastikan bahwa kondisi tubuhnya sehat ketika datang ke tempat wisata. Pilar ketiga ialah tempat wisata yang disediakan harus kondisi bersih,indah, sehat dan aman. Tersedia fasilitas cuci tangan dan beberapa himbauan protokol kesehatan. "3 pilar tersebut harus dilakukan, agar pemulihan ekonomi disaat kondisinya demi covid-19 ini bisa berjalan sesuai harapan banyak pihak," tambahnya.

Di sisi lain, keterlibatan santri dalam kegiatan Gaul Wis ini diapresiasi oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo K.H Nizar Irsyad. Jika pada umumnya, dalam peringatan Hari Santri Nasional sering digelar kegiatan keagamaan, kali ini santri turut berperan aktif. Melalui kegiatan Gaul Wis, santri diminta ikut serta mempromosikan kawasan, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

KERJASAMA: Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Budi Krisyanto menyerahkan kotak sampah ke tokoh masyarakat setempat. Ini menjadi simbol kepedulian masyarakat dalam Gerakan Aksi untuk Lingkungan Pariwisata Kota Probolinggo.

"Kami meminta kepada pemerintah agar tempat wisata di 11 titik ini harus tersedia tempat ibadah, kamar mandi dan toilet bersih," ucap K.H. Nizar Irsyad.

Tersedia fasilitas tempat ibadah dan toilet bersih untuk menarik minat pengunjung datang ke tempat wisata. Ini sekaligus memberikan rasa nyaman kepada pengunjung ketika pergi ke tempat wisata.

Gerakan Aksi Untuk Lingkungan Pariwisata Kota Probolinggo (Gaul Wis) diharapkan tidak berhenti dalam kegiatan ini saja. Program ini diharapkan berkelanjutan. Oleh karenanya perlu adanya semangat dan motivasi bersama untuk sadar dan peduli lingkungan wisata. (mel/hvn)