Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-28 12:57:31

Bersihkan Material Banjir, Warga Gending Digigit Ular Berbisa

TERBARING: Erik, saat terbaring di IGD Puskesmas Gending, usai disuntik obat anti bisa ular

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Erik Junianto, warga Dusun Sekolahan, RT 5, RW 02, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, digigit ular berbisa saat banjir melanda dusunnya, Minggu (28/02/2021). Ia digigit di bagian jari tengah tangan sebelah kiri. 

Beruntung nyawanya tertolong, karena segera dilarikan ke puskesmas setempat. Hanya saja akibat dari gigitan ulat itu tangan kirinya bengkak. 

Erik Junianto, korban mengatakan, saat itu sekira pukul 05.00 WIB, ia hendak membersihkan kayu-kayu kecil yang mengambang di samping rumahnya agar tak menyumbat selokan di belakang rumahnya. "Saat saya pindahkan kayu agak besar, digigit," katanya sambil menunjuk tangan kirinya.

Setelah digigit ular, ia langsung memanggil warga sekitar. Dengan pertolongan warga, tangannya diikat menggunakan kain agar racun ular tersebut tidak menjalar ke seluruh tubuhnya. 

Kemudian, warga sekitar membawa korban menggunakan motor ke Puskesmas Gending. "Ularnya kecil, warna hijau," katanya sambil terbaring di ruang IGD.

Akibat bisa ular, badannya mengalami panas dingin. Beruntung saja tidak mengalami kejang dan pingsan. Setelah dilakukan penyuntikan oleh petugas puskesmas ia mulai tidak panas lagi. "Alhamdulilah sudah mendingan, mas," ujarnya pada tadatodays.com.

Sementara itu, Plh Puskesmas Gending, Mursid, menjelaskan kalau pihaknya sudah melakukan perawatan dengan baik, khususnya penyuntikan anti bisa ular pada pasien.

Karenanya pasien cukup dirawat di puskesmas saja, kecuali nanti jika ada keluhan maka akan dirujuk ke rumah sakit. "Puskesmas Gnding sudah menyediakan obat anti bisa ular," katanya.

Diketahui, banjir setinggi lutut orang dewasa melanda Dusun Sekolahan, Desa Panjurangan, Kecamatan Gending, pada Minggu (28/02/2021). Puluhan rumah terendam akibat banjir tersebut. (zr/don)