BPS Sebut Ekonomi Kota Pasuruan Tahun 2025 Tumbuh 5,52 Persen

Amal Taufik
Amal Taufik

Monday, 09 Mar 2026 18:59 WIB

BPS Sebut Ekonomi Kota Pasuruan Tahun 2025 Tumbuh 5,52 Persen

Kawasan Alun-Alun Kota Pasuruan.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Perekonomian Kota Pasuruan pada 2025 mencatat pertumbuhan positif. Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan ekonomi Kota Pasuruan tumbuh 5,52 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 5,45 persen.

Kepala BPS Kota Pasuruan, Imam Sudarmaji, mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi daerah yang terus membaik. Peningkatan kinerja ekonomi terlihat dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Pasuruan yang terus mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2025, nilai PDRB Kota Pasuruan atas dasar harga berlaku mencapai sekitar Rp12,01 triliun. Sementara itu, berdasarkan penghitungan atas dasar harga konstan, nilainya tercatat Rp7,39 triliun.

Menurut Imam, seluruh lapangan usaha dalam struktur PDRB Kota Pasuruan pada 2025 mengalami pertumbuhan positif. "Hal ini menunjukkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor bergerak secara relatif merata sepanjang tahun," kata Imam, Senin (9/3/2026).

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor jasa perusahaan yang meningkat 11,83 persen. Selain itu, sektor jasa lainnya juga tumbuh cukup tinggi yakni 10,03 persen, diikuti jasa kesehatan dan kegiatan sosial yang meningkat 9,51 persen.

Beberapa sektor lain juga menunjukkan kinerja cukup kuat. Sektor informasi dan komunikasi tercatat tumbuh 8,80 persen, sementara transportasi dan pergudangan mengalami pertumbuhan 7,08 persen pada 2025.

Di sisi lain, struktur ekonomi Kota Pasuruan masih didominasi sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor. Sektor ini memberikan kontribusi terbesar terhadap pembentukan PDRB dengan porsi sekitar 29,60 persen.

"Secara regional, pertumbuhan ekonomi Kota Pasuruan juga berada di atas rata-rata pertumbuhan Provinsi Jawa Timur yang pada 2025 tercatat sebesar 5,33 persen, sehingga menunjukkan kinerja ekonomi daerah yang relatif stabil," kata Imam. (pik/why)


Share to