Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-22 19:59:19

Buka Musrenbang 2022, Bahas Isu Strategis Pemulihan Ekonomi Dampak Pandemi

PENANDATANGANAN: Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko menandatangani berita acara Musrenbang RKPD Kabupaten Probolinggo tahun 2022. Penandatanganan juga dilakukan Sekretaris MUI KH. Shihabudin Sholeh, Kepala Bappeda Santiyono, Ketua Forum CSR Sugeng Nufindarko, Ketua DPRD Andi Suryanto Wibowo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2022, Senin (22/3/2021). Kegiatan tersebut membahas isu-isu strategis terkait pembangunan dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid-19.

Acara tersebut digelar di auditorium Madakaripura kantor Bupati Probolinggo. Kegiatan yang menjadi leading sector Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tersebut, menghadirkan sedikitnya 50 orang.

Baca Juga : Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkab Probolinggo Memacu Diversifikasi Produk Unggulan

Tentu, pelaksanaan musrenbang tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Selain wabup, undangan yang hadir di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, pimpinan Forkopimda, kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga : Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkab Probolinggo Pacu Diversifikasi Produk Unggulan

Tak hanya undangan yang hadir di lokasi, kegiatan tersebut juga diikuti undangan lainnya melalui virtual. Di antaranya camat, pimpinan ormas, pemerintah daerah tetangga, serta perwakilan Pemprov Jawa Timur.

Acara dimulai dengan sambutan Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Santiyono. Dalam sambutannya, Santiyono memaparkan tema musrenbang kali ini. “Tema musrenbang kali ini yakni mempercepat pemulihan pertumbuhan ekonomi, perlindungan sosial, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar,” katanya.

Tema tersebut merupakan isu-isu strategis yang jadi prioritas di tahun 2022. Seperti peningkatan ketahanan pangan, percepatan dan peningkatan sumber daya di bidang perikanan, serta peningkatan sarana prasarana khusunya sektor pariwisata.

PATUHI PROKES: Undangan yang hadir di auditorium Madakaripura kantor Bupati Probolinggo tetap menjalankan protokol kesehatan ketat. Selain undangan yang hadir langsung di lokasi, juga diikuti undangan yang hadir secara virtual.

Selain itu, musrenbang juga membahas peningkatan air bersih, peningkatan kawasan pemukiman, ketersediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan mencukupi kebutuhan telekomunikasi. Dalam hal ini penyediaan internet bagi tempat-tempat yang minim akses.

Selain sambutan Kepala Bappeda, dalam pembukaan musrenbang itu juga disampaikan arahan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) V Jember Benny Sampirwanto melalui virtual. Kemudian, penyampaian pokok-pokok pikiran oleh Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara. Di antaranya Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo KH. Shihabudin Sholeh, Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Santiyono, Ketua Forum CSR Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, dan terakhir Wabup Probolinggo Timbul Prihanjoko.

SAMBUTAN: Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko memberikan arahan dalam pembukaan Muasrenbang RKPD 2022. Ia menekankan pentingnya sinergitas semua pihak agar program pembangunan berjalan dengan baik.

Wabup Timbul: Semua Pihak Perlu Bersinergi agar Tujuan Pembangunan Tercapai

SEMENTARA itu, Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko dalam sambutannya usai membuka acara mengatakan, perlunya sinergisitas oleh semua pihak. Hal itu dimaksudkan agar tujuan pembangunan bisa tercapai.

“Musrenbang ini harus menghasilkan program yang jitu dan tepat sasaran. Sehingga dapat menjawab semua tantangan pembangunan,” tegasnya. Sektor pendidikan dan infrastruktur, selain pemulihan ekonomi sebagai dampak pandemi juga menjadi prioritas.

Wabup berharap, usulan demi usulan dibahas dan dimusyawarahkan dengan serius. Persoalan-persoalan yang ada di lapangan, perlu dikaji lebih mendalam agar sesuai dengan harapan.

Pada kepala OPD, Wabup berpesan untuk tetap profesional dalam  menjalankan tugas. Ia tak ingin pandemi dijadikan alasan tidak optimalnya program. Termasuk minimnya inovasi yang dilakukan. “Perlunya kita meningkatkan kinerja agar pembangunan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo,” katanya. (zr/sp)