Usman Afandi


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-11 19:03:29

Bukit Sewu Sambang Kalipuro, Tawarkan Keindahan Perbukitan hingga Selat Bali

SANTAI: Pengunjung bisa bersantai di gazebo sederhana yang disediakan pengelola, sambil menikmati perairan Selat Bali dari ketinggian.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Kabupaten Banyuwangi memang mempunyai banyak keindahan destinasi wisata alam. Selain Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen, Pulau Merah, Taman Nasional (TN) Alas Purwo, ada lagi satu wisata yang masih baru dan menarik untuk dikunjungi wisatawan. 

Salah satunya, Bukit Sewu Sambang. Wisata alam ini terletak di lingkungan Papring, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Jika kita mengunjungi wisata alam ini, maka akan disuguhkan dengan indahnya perbukitan, dan eksotisnya pemandagan selat Bali dari atas bukit.

Baca Juga : Pelaku Wisata Banyuwangi Divaksin Secara Drive Thru

Arif, 23, adalah salah satu mahasiswa asal luar Banyuwangi yang takjub dengan keindahan yang ditawarkan wisata Bukit Sewu Sambang. Pasalnya, jika datang di pagi hari dirinya akan melihat indahnya matahari terbit dari ujung timur.

Baca Juga : Bukit Sewu Sambang Kalipuro, Menawarkan Keindahan Perbukitan hingga Selat Bali

"Pertama kali saya datang ke sini, tempat ini sangat indah apalagi Pulau Bali begitu nampak jelas terlihat. Selain itu, matahari terbitnya dari ujung timur sangat pas buat pecinta perbukitan seperti saya,” ungkapnya pada Tadatodays.com Kamis (01/04/2021.

Bagi anak-anak muda Banyuwangi, Bukit Sewu Sambang merupakan wisata yang masih tergolong baru. Tempat ini mulai ramai dikunjungi wisatawan sejak tahun 2017 lalu. Namun, Bukit Sewu Sambang sendiri baru diresmikan pada tahun 2019. Meskipun baru diresmikan, tempat ini tak pernah sepi dan selalu ramai dikunjungi wisatawan.

"Awalnya saya mengajak teman untuk melihat lokasi ini.  Namun ternyata teman kami takjub, akhirnya mereka mengajak orang, dan banyak berdatangan ke sini,” ujar Tamam Fauzi, pengelola Bukit Sewu Sambang.

SEBERANG: Dari puncak Bukit Sewu Sambang, pengunjung bisa melihat secara jelas daratan Pulau Bali yang berada di seberang Selat Bali.

Dengan akses jalan yang tidak begitu sulit, Bukit Sewu Aambang selalu banyak dikunjungi wisatawan. Tercatat, sebelum pandemi ada sekitar 600 pengunjung tiap bulanya yang datang, baik untuk bermalam maupun hanya sekadar melihat-lihat Bukit Sewu Sambaing.

Tamam Fauzi mengungkapkan, ramainya pengunjung terjadi saat akhir pekan pada hari Sabtu dan Minggu.

Untuk menuju ke tempat wisata ini, dari pusat kota Banyuwangi menuju Bukit Sewu Sambang hanya menempuh waktu sekitar 25 menit. Sedangkan akses kendaraan menuju lokasi hanya bisa menggunakan roda dua. Sementara untuk roda empat tidak bisa masuk, karena jalannya yang sempit dan hanya cukup roda untuk dua saja.

Soal tiket masuk ke lokasi Bukit Sewu Sambang, dulunya tidak membebankan biaya kepada pengunjung alias gratis. Akan tetapi seiring dengan banyaknya pengunjung yang datang, pihak pengelola kemudian memberlakukan tiket sebesar Rp 5 ribu.

ADVENTURE: Nah, bagi anda yang berjiwa petualang, bisa bermalam di Bukit Sewu Sambang dengan menyewa tenda dom yang disediakan pemuda setempat.

Dan, jika ingin bermalam para pengunjung cukup membayar Rp 10 ribu, dengan membawa sendiri atau menyewa fasilitas tenda yang sudah disediakan pemuda setempat. “Kami juga menyewakan tenda, bagi pengunjung yang ingin bermalam disini,” ucapnya.

Penting dapat dimengerti oleh pengunjung, jika ingin mengunjungi Bukit Sewu Sambang lebih di waktu baik pagi atau sore hari, karena pemandangan lebih eksotis.

Perlu ditekankan bagi pengunjung bawa harus menjaga kebersihan tempat selama di lokasi wisata. (usm/don)