Buntut Hilangnya Sapi Mbok Sum, Polres Geledah Desa Meninjo dan Pasar Hewan

Syarif Hidayatullah
Syarif Hidayatullah

Wednesday, 27 Mar 2019 21:03 WIB

Buntut Hilangnya Sapi Mbok Sum, Polres Geledah Desa Meninjo dan Pasar Hewan

GELEDAH PASAR : Petugas Polres Lumajang saat memeriksa sapi di Pasar Yosowilangun, Rabu (27/03).

LUMAJANG - Polres terus menelusuri jejak sapi Mbok Sum (57) warga Desa Meninjo, Kecamatan Ranuyoso yang hilang kamis (21/03) lalu.

Pencarian sapi di Kampung Desa Meninjo membuat warga sekitar heboh. Warga pemilik sapi-sapi di kawasan desa tersebut tampak bingung saat digeledah petugas Polsek dan Polres Lumajang.

Apalagi, petugas polres menggunakan pakaian lengkap bersama dengan senjata laras panjang di tangannya. Satu persatu kandang sapi diperiksa.

Namun, meski diperiksa secara marathon. Sapi mbok Sum belum bisa ditemukan.

Kapolsek Ranuyoso, AKP Ahmad Sutiyo mengatakan, penggeledahan sapi milik mbok Sum terkendala cuaca. Jadi penggeledahan belum maksimal. “Untuk itu, kami memecah pasukan menjadi dua tim,” Ujarnya.

KAGET : Kedatangan para petugas kepolisian berseragam lengkap dengan senjata laras panjang sempat membuat warga Desa Meninjo kaget. Polisi akan melakukan penggeledahan sampai dua minggu ke depan untuk menemukan sapi Mbok Sum yang raib pada 21 Maret lalu.

Penggeledahan sendiri akan dilakukan sampai dua minggu berturut-turut seperti perintah Kapolres Lumajang. ”Ini akan kami lakukan selama dua minggu sampai sapi ditemukan,” terangnya.

Di tempat terpisah, Kasat Sabhara AKP Jauhar Maarif, melakukan penggedahan di Pasar Sapi Yosowilangun. Hal itu untuk mengantisipasi sapi dijual di Pasar hewan.

“Dalam beberapa hari terakhir kami akan terus memeriksa trransaksi sapi di sini,”tegasnya.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, akan melakukan penggeledahan selama dua minggu bertutur-turut guna mencari sapi yang hilang. ”Jadi penggeledahan ini akan dilakukan selama dua minggu,” Ujarnya singkat. (mm/sp)


Share to