Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-05 22:45:20

Coklit Pilwali Pasuruan Lampaui Target

MONITORING: Mukhammad Zahid saat berkoordinasi dengan seluruh camat dan lurah di Kota Pasuruan.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Kerja Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) KPU Kota Pasuruan melampaui target di pekan ketiga. Tercatat, petugas telah melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) pada 88,82 persen calon pemilih.

Coklit terendah berada di Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo sebesar 66,95 persen. Sementara coklit yang selesai 100 persen di Kelurahan Randusari, Kecamatan Gadingrejo

Baca Juga : Viral Soal Pancasila, Teno-Hasjim Berikan Bantahan

Komisioner KPU Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Mukhammad Zahid mengatakan, kerja PPDP terus melampaui target. Progres dari pekan pertama hingga pekan ketiga ini cukup menggembirakan. "Mereka tetap mematuhi protokol kesehatan guna meminimalisir tidak terpaparnya Covid-19," ujarnya di hadapan camat dan lurah di Kota Pasuruan.

Baca Juga : Blusukan Kampanye, Gus Ipul Janjikan Perbaikan, Teno Beber Keberhasilan

Selama masa coklit, dia menjelaskan ada permasalahan yang unik pula. Yakni PPDP yang door to door di Kelurahan Purutrejo, ketika datang, malah dihadiahi pintu tertutup. Pembantu rumah di sana, ketika melihat PPDP memakai APD lengkap, malah menutup kembali pintu rumah. Karena itu pula persentase di Kelurahan Purutrejo masih rendah.

Selanjutnya Zahid menuturkan sebelum tanggal 13 Agustus, PPDP akan menyelesaikan pencoklitan. Diproyeksikan tanggal 10 Agustus pencoklitan akan selesai dan PPDP tinggal melaporkan ke KPU.

"Sementara ini berdasarkan hasil kerja PPDP saat coklit, pemilih baru ada 1.845 orang. Belum ada KTP 1068, tahap verifikasi di dinas kependudukan dan catatan sipil atau kurang lengkap 173 orang dan tidak memenuhi syarat ada 8327 orang," ujarnya di BJ Perdana Hotel, Rabu (5/08/2020) sekira pukul 13.00 WIB.

KPU sendiri mengumpulkan camat dan lurah agar dapat membantu kerja PPDP sekaligus mengkampanyekan Pilwali Pasuruan. Agar mempercepat proses tahapan pilkada serentak yang diselenggarakan oleh KPU

"Bila ada data yang belum masuk, nantinya PPS akan dapat mendata pemilih kembali. Juga nanti akan mengumumkan di RT/RW dan kelurahan apakah masuk TPS atau tidak. Supaya dapat tetap berkoordinasi untuk memastikan data pemilih," ujarnya. (ang/hvn)