Andika Apriyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2021-08-31 20:09:08

Dampak PPKM, Masyarakat Tebus Barang Gadainya Untuk Dijual

PEGADAIAN: Kantor PT Pegadaian Banyuwangi banyak menerima permintaan nasabah yang akan menebus barang gadainya. Nantinya, barang gadai itu dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Akhir akhir ini, banyak masyarakat Banyuwangi yang menebus barang gadai mereka terutama emas, untuk dijual kembali demi mencukupi kebutuhan hidup. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor PT Pegadaian Banyuwangi Agus Sulton, Rabu (25/8/2021) lalu.

Agus Sulton mengatakan, saat ini tren gadai di tengah masyarakat Banyuwangi menurun. Penurunan tren tersebut dilatarbelakangi karena banyak dari nasabah yang menebus barang-barang yang telah digadaikan, ketimbang menggadaikannya.

Baca Juga : Berjuang Tangani Covid-19, Nakes di Banyuwangi Dapat Hadiah Emas Batangan dari PT Pegadaian

Menurutnya, hal itu terjadi karena selama pandemi banyak usaha milik nasabah Pegadaian yang tutup, hingga tidak mendapatkan pekerjaan lagi. "Karena tidak ada pemasukan, jadi nebus barangnya untuk dijual," ujarnya.

Baca Juga : Dampak PPKM, Penjualan Menurun-Harga Hewan Kurban Naik

Dijelaskan, penyaluran kredit secara gadai oleh PT Pegadaian Banyuwangi dimulai sejak 3 bulan terakhir, atau sejak awal diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “Sebelumnya tidak terpengaruh sama sekali,” kata Agus.

Saat ini, Pegadaian Banyuwangi mencatat telah mengalami penurunan penyaluran kredit sebesar 5 persen. Mengenai barang yang sering ditebus oleh nasabah, emas masih yang tertinggi dengan persentase hampir 90 persen. (dik/don)