Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-30 14:52:05

Dekatkan Pelayanan, Puskesmas Kotaanyar Gelar Vaksinasi di Penyaluran Bansos

LANSIA: Warga di wilayah Puskesmas Kotaanyar yang tergolong lanjut usia, sudah banyak yang divaksin covid-19. Hingga saat ini capaian vaksinasi lansia di Kotaanyar mencapai vaksinasi 47 persen dari jumlah sasaran 4.356 orang.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Capaian vaksinasi covid-19 di wilayah Puskesmas Kotaanyar, mencapai 60 persen dari sasaran sebanyak 28.325 orang. Kemudian untuk lansia, capaian vaksinasi sudah 47 persen dari jumlah sasaran 4.356 orang.

Kepala Puskesmas Kotaanyar, Laifakhatun Azkiyah menyampaikan capaian itu tidak luput dari kerjasama antara pihaknya dengan beberapa pihak. Termasuk menggandeng petugas pendamping penyaluran bantuan sosial. Seperti, pendamping bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), pendamping Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan pendamping bantuan sosial lainnya.

Baca Juga : Vaksinasi Anak di Kabupaten Probolinggo Dimulai, Target Rampung Awal Maret

Saat pemberian bantuan itulah, kata Azkiyah, juga dilakukan vaksinasi bagi penerima bantuan. "Kita masuk pada momen saat itu," terangnya pada tadatodays.com, Senin (22/11/2021).

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Probolinggo Merealisasikan Vaksin 4 Ribu Anak

Selain itu, pihaknya juga melibatkan para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh desa setempat. Termasuk bekerjasama dengan bidan desa yang sudah menjalin komunikasi dengan masyarakat. “Sehingga masyarakat mau untuk divaksin,” ujarnya.

Ketika komunikasi sudah terjalin, lanjutnya, maka vaksinasi covid-19 dilakukan secara door to door. Utamanya masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan.

LAYANAN: Meski terus mengejar target capaian vaksinasi covid-19, namun layanan kesehatan di Puskesmas Kotaanyar tetap berjalan maksimal.

Dengan cara itu, menurutnya, vaksinasi cukup membuahkan hasil. Sehingga setiap harinya petugas dapat melakukan vaksinasi terhadap 200-500 orang. "Termasuk pesantren kita datangi," ujarnya.

Meski begitu, saat proses vaksinasi tetap saja mengalami kendala. Dimana banyak masyarakat yang berasumsi kalau jenis vaksin yang disuntikan saat ini tidaklah aman.

Asumsi itu timbul karena ada beberapa masyarakat yang komplain setelah disuntik vaksin covid-19. Mereka mengatakan kalau setelah divaksin mengalami reaksi seperti greges, linu, dan diare.

Azkiyah berharap masyarakat bisa sadar, bahwasanya vaksinasi tidak ada yang membahayakan bagi tubuh. “Reaksi itu timbul karena terlalu banyaknya imajinasi dan kekhawatiran dari diri sendiri,” tuturnya.

Ia berharap, sebelum akhir Desember 2021, capaian vaksinasi di wilayah Puskesmas Kotaanyar bisa mencapai 70 persen. (zr/don)