Untung Apriliyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-06 17:52:34

Depresi karena Utang, Lansia di Banyuwangi Nekat Gantung Diri di Warung Kopi

TAK BERNYAWA: Korban S tampak menggantung di dapur warkop milik menantunya. Polisi dan petugas puskesmas lantas mengevakuasi jasad korban ke puskesmas.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Depresi karena banyak utang, seorang lansia berusia 64 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Korban berinisial S warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi itu diketahui meninggal dunia, Jumat (6/11/2020) pukul 05.00 WIB.

Korban diketahui tewas tergantung di warung Kopi Lanang yang terletak di Dusun/Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Yosef Sunar Purnama yang merupakan menantu korban menuturkan, ia mengetahui sang mertua kendat saat hendak  ke kamar mandi.

Baca Juga : Warga Paiton Tewas Dihantam KA Sri Tanjung, Diduga Sengaja Bunuh Diri

Melihat korban sudah  tidak bernyawa dan tergantung di dapur tempat usahanya, Yosef terhenyak. Ia lantas berlari menuju kediaman Supardi, Kepala Desa Kedungringin. Dengan segera Supardi melaporkan kejadian tersebut ke polsek setempat.

Baca Juga : Usai Salat Subuh, Pria di Nguling Ditemukan Tewas dengan Luka Sayatan di Leher

Setelah mendapat laporan dari warganya, Kanit Reskrim Polsek Muncar Ipda Putu Ardana bersama anggotanya segera menuju ke lokasi kejadian. Polisi dan petugas puskesmas setempat yang datang, lantas mengevakuasi korban. Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Dari keterangan saksi di TKP, korban memiliki banyak utang dan sering ditagih. Diduga karena tidak kuat dengan beban utang tersebu,t sehingga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” ungkap Ipda Putu Ardana.

Namun, pihak keluarga menerima dengan ikhlas kematian korban sebagai suatu musibah. Karenanya, keluarga tidak menghendaki dilakukan otopsi. Keluarga memilih segera memakamkan korban.

“Hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis dari Puskesmas Kedungrejo tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Hanya ada bekas jeratan di leher korban. Sehingga dugaan, korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen,” tutupnya. (ua/sp)