Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-07 13:34:59

Dewan Pernah Minta Pemkot Probolinggo Putuskan Kontrak PT MAM Energindo

PROYEK: Komisi III DPRD Kota Probolinggo saat sidak pengerjaan RS baru di Jalan Prof Hamka, Kelurahan Kareng Lor, 4 November 2020 lalu. Seiring berjalannya waktu, Komisi III pernah mengeluarkan rekomendasi agar Pemkot Probolinggo memutus kontrak PT MAM Energindo, rekanan penyedia jasa RS baru tersebut.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM – PT MAM Energindo, kini jadi perbincangan di Kota Probolinggo. Terutama, pasca Direktur PT MAM Energindo yang memenangkan proyek rumah sakit (RS) baru di Kota Probolinggo, Ali Amril, ditangkap KPK Bersama Wali Kota Bekasi Rahmad Efendi. DPRD setempat pun angkat bicara terkait rekanan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Agus Riyanto mengatakan bahwa Komisi III pernah merekomendasikan kepada Pemkot Probolinggo agar membatalkan dan memutus kontrak PT MAM Energindo.

Baca Juga : Pemenang Tender RS Baru Tawarkan Harga di Bawah Pagu Hingga Rp 20 M

Namun faktanya, Pemkot Probolinggo masih tetap melanjutkan proyek RS baru dikerjakan oleh PT MAM Energindo. "Ya sudah, Komisi III tidak bertanggung jawab apapun yang terjadi dengan tertangkapnya Direktur PT. MAM,” kata Agus.

Agus melanjutkan, bahwa penangkapan Ali Amril tidak ada hubungannya dengan Kota Probolinggo. Sebab ia ditangkap dalam kasus yang terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Tapi jika ada dampak dengan proyek RS baru pasca ditangkapnya Ali Amril, Agus menyatakan bahwa dewan tidak bertanggung jawab. “Kalaupun pekerjaannya akan tersendat, itu sudah menjadi ranahnya eksekutif atau PUPR-Perkim," ujarnya.

Ditanyakan, kapan proyek RS baru itu dikerjakan, Agus Riyanto menyebutkan bahwa seharusnya pada akhir tahun 2021 sudah dikerjakan. "Kalau hingga kini tidak dikerjakan, ada apa," tuturnya.

Sementara dari pantauan tadatodays.com di lokasi proyek RS baru, Jl. Prof Hamka, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Jumat (7/1/2022), terlihat tidak ada pekerjaan yang dilakukan. Hanya ada tiga orang yang memakai rompi proyek. Di area proyek juga terpasang papan proyek dan pagar pembatas. (ang/don)