Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-16 18:23:54

Dicuri dan Ditemukan di Jurang, Pemilik Langsung Menyembelih Sapinya

DICURI: Sebelum disembelih di TKP, sapi milik warga Desa Blado Wetan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo yang dicuri ditemukan di jurang kawasan hutan Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Polsek Banyuanyar bersama warga Desa Blado Wetan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, berhasil mengamankan satu ekor sapi yang gagal dibawa oleh pencuri, Rabu (16/3/2022), pukul 06.30 WIB. Sapi itu ditemukan di kawasan hutan di Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.

Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar, Bripka Andri Okta mengatakan sapi itu milik Rozi, 55, warga Dusun Pao, Rt 06 Rw 02 Desa Blado Wetan, Kecamatan Banyuanyar.

Baca Juga : Eh, Maling Gondol Motor di Rumah Anggota TNI

Ceritanya, saat itu, Rozi yang selesai melaksanakan salat subuh hendak memberi makan sapinya. Hanya saja, pada saat membuka pintu kandang, sapi betina miliknya sudah tidak terlihat lagi. "Korban menghubungi keluarga dan tetangga sekitar," terangnya, Rabu (16/3) petang.

Baca Juga : Ditinggal Andok Mie Dower, Motor Dicuri, Terekam CCTV

Rozi bersama warga lainnya, lanjut Andri, langsung melakukan pencarian bersama anggota Polsek Banyuanyar yang saat itu mendapatkan informasi pencurian sapi tersebut. Beruntung tanah di wilayah Banyuanyar masih dalam keadaan basah pasca diguyur hujan, sehingga memudahkan pencarian dengan mengikuti bekas jejak kaki sapi. “Jejak kaki sapi mengarah ke selatan,” katanya.

Saat memasuki kawasan hutan di Desa Gununggeni, jejak kaki sapi itu hilang di pinggir jurang. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata sapi milik Rozi berada di dalam jurang sedalam 4 meter.

Warga pun langsung turun ke jurang tersebut, dan mendapati kaki sapi bagian depan sebelah kiri patah.

Melihat kondisi sapi miliknya, Rozi tidak langsung mengevakuasi sapi miliknya. Ia menjual sapi tersebut kepada pedagang, dan langsung disembelih di jurang tersebut. “Karena jika akan dipelihara tidak akan kembali normal lagi,” katanya. (zr/don)