Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-24 09:01:00

Didemo Mahasiswa PMII, Ini Jawaban Bupati Lumajang

DEMO : Bupati-Wakil Bupati Lumajang saat menemui mahasiswa di depan Kantor Bupati Lumajang.

LUMAJANG, TADATODAYS.COM - Mahasiswa kembali melakukan demontrasi atas 20 program janji politik Bupati-Wakil Bupati Lumajang. Menjawab keluhan mahasiswa, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menegaskan akan merealisasikan 20 program janji politiknya secara bertahap. Beberapa program tersebut, meliputi pemasangan 1000 CCTV, pembangunan tol Probolinggo-lumajang sebagai langkah mengatasi problem kemacetan dan kemudahan akses ekonomi serta program lainnya.

"Iya, kami akan realisasikan 20 program yang telah kami rencanakan, tapi ini tidak bisa semua selesai dalam satu waktu, tentu ini harus bertahap," kata dia saat menemui para Demonstran Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang menggelar aksi damai di depan kantor Bupati Lumajang, Kamis (24/9/2020).

Baca Juga : Keluhkan Pupuk Mahal, Wabup Minta Petani Pakai Pupuk Organik

Aksi para demonstran tersebut, yakni dalam rangka menuntut 20 program janji politik yang telah dijanjikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu pun menjelaskan, dari 20 program tersebut, sudah ada beberapa yang telah terealisasi, seperti seragam sekolah gratis, pemberian honor guru ngaji, BOSDA/SPP, santunan duka kematian, persalinan gratis, administrasi kependudukan tuntas ditiap kecamatan serta program lainnya.

Namun, ada beberapa program yang masih dalam tahap berjalan, seperti program CCTV. Saat ini, sekitar 30 CCTV diklaim telah terpasang, sedangkan sisanya, ditargetkan akan terealisasi pada 2021 mendatang. "Saat ini, hampir 30 CCTV sudah terpasang, dan tahun depan sudah dianggarkan disetiap desa akan dipasangi lima belas CCTV," jelasnya.

Sementara mengenai pembangunan jalan tol Probolinggo-Lumajang, bupati menyebutkan, bahwa hal itu sudah menjadi prioritas nasional. Itu sebabnya, dari semua program yang akan direalisasikan, masih perlu membutuhkan waktu. Sebab, hal ini dinyatakan tidak bisa selesesai dalam waktu yang saling berdekatan, dan harus berjalan secara bertahap.

"Semua program semua itu bukan tidak ada realisasinya, namun dari program-program itu tidak akan bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Semua program itu akan kita selesaikan secara bertahap," pungkasnya. (mm/sp)