Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-13 15:30:15

Diletakkan di Atas Motor, Rokok Senilai Rp 2,5 Juta Raib

BUKAN PARKIRAN: Petugas Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo menunjukkan lokasi pencurian rokok.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Jika anda meletakkan barang, harap berhati-hati. Sebab, pelaku pencurian kerap beraksi saat ada kesempatan.

Seperti yang terjadi di kawasan Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo. Dimana, satu boks rokok yang diletakkan di atas motor raib dicuri pelaku. Jika ditaksir, rokok itu senilai total Rp 2,5 juta.

Baca Juga : Uang Rp 9 Juta dan HP milik Istri Polisi Dicuri

Sebelum dicuri, rokok itu diletakkan di atas motor yang tengah diparkir di depan toko pakaian “Omah Daleman” di dalam area Pasar Gotong Royong, Senin (11/1/2021) lalu.

Baca Juga : Anaknya Curi Helm, Ortunya Minta Maaf sambil Menangis

Berdasar informasi yang dihimpun tadatodays.com, pencurian itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Korbannya berinisial N, warga Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Saat itu ia sedang membeli pakaian di toko tersebut atas permintaan majikannya, setelah sebelumnya kulakan rokok menggunakan sepeda motor.

Tak lama kemudian, N keluar dari toko tersebut dan sudah tidak melihat boks rokok yang ia letakkan di atas motornya.

Jayadi, pemilik toko pakaian mengatakan, setelah mengetahui rokoknya dicuri, N kemudian mengecek rekaman kamera CCTV. Dari rekaman CCTV itu, terlihat 2 orang perempuan yang mengambil rokok milik N.

Kemudian, pelaku memasukkan rokok itu ke dalam roknya sambil berjalan ke arah timur.” Pelaku sambil mengangkat kedua tangannya,” ujar Jayadi.

Sementara itu, Petugas Pasar Gotong Royong, Rubik Irwantono, 45, warga Keluruhan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo mengatakan, dari pihak UPT Pasar Gotong Royong sudah menyediakan fasilitas parkir bagi pengunjung. “Yang kehilangan itu tidak memarkir di tempat yang disediakan,” kata pria yang akrab disapa Irwanto itu.

Irwanto melanjutkan, pasca kejadian itu, petugas pasar, pembeli dan pemilik toko langsung mengejar pelaku. "Pelaku tidak tertangkap,” ujarnya.

Ia memungkasi, bahwa kejadian itu baru kali pertama terjadi di Pasar Gotong Royong. (ang/don)