Tadatodays


Wartawan Tadatodays.com | 2021-10-22 12:44:59

Dimulai dengan Belajar Straight News

DIKLAT: Pemimpin Redaksi Tadatodays.com Rhoma Dona memberikan materi tentang apa itu berita dan jenis berita straight news.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM – Hari pertama Diklat Jurnalistik Dasar di SMA Negeri 2 Kota Probolinggo bersama Tadatodays.com, Jumat (22/10/21) pagi berlangsung menarik. Setelah dibuka oleh Kepala SMAN 2 Erni Prasetya, sejumlah 30 peserta diklat mendapat materi pertama yaitu straight news yang disampaikan oleh Pemred (Pemimpin Redaksi) Tadatodays.com Rhoma Dona.

Dalam materinya, Rhoma Dona menyampaikan bahwa berita adalah informasi. Namun berita memiliki  nilai khusus yang tidak dimiliki oleh informasi lain.  Jadi, berita merupakan informasi yang memenuhi nilai-nilai khusus yang ditetapkan oleh setiap media, baik cetak, visual, audio visual maupun online. “Yang pertama, informasinya baru, up date. Lalu, penting bagi pembaca atau audience,” kata Rhoma Dona dalam diklat yang diikuti 30 pelajar kelas X dan XI itu.

Baca Juga : Jadilah Jurnalis yang Patuh Kode Etik: Pesan Kepala SMAN 4 pada Diklat Jurnalistik Dasar

Selanjutnya, menurut Rhoma Dona, dalam menulis berita, wartawan harus menuliskan fakta yang ada. “Wartawan tidak boleh memasukkan unsur atau pendapat subyektif dirinya dala berita,” kata Rhoma, Dona.  

Baca Juga : Jadilah Jurnalis yang Patuh Kode Etik; Pesan Kepala SMAN 4 dalam Diklat Jurnalistik Dasar

Lalu ada dua pekerjaan utama yang dilakukan jurnalis. Pertama ialah cara mendapatkan berita. Kedua, cara menulis berita. Adapun berita yang digali oleh wartawan ialah unsur 5W+1H. “Informasi tentang 5W+1H itu digali melalui wawancara, reportase, dan investigasi. Setelah data terkumpul, data diolah lalu ditulis menjadi berita,” jelas Rhoma Dona.

Selanjutnya, Rhoma Dona membahas salah satu jenis berita, yaitu straight news. Straight news merupakan berita langsung yang biasa disebut berita cepat saji. Jenis berita ini penulisannya menggunakan pola piramida terbalik. “Jadi, bagian awal yang merupakan lead atau kepala berita, berisi informasi terpenting dari berita,” kata dalam sidang yang dilangsungkan di salah satu ruang kelas SMAN 2 itu.  

Setelah penyampaian materi, ada sesi tanya jawab. Ada dua peserta yang mengajukan pertanyaan, yaitu Salsabila dan Rika. Salsabila bertanya, “Apa saja tantangan menjadi seorang wartawan?”  Sedangkan Rika bertanya mengenai bagaimana cara mendapat berita di luar kota. Semua pertanyaan itu dijawab oleh pemateri dengan sigap dan lengkap.

Di akhir sesi, Rhoma mengatakan bahwa menulis, berkomunikasi dan membangun relasi  adalah hal penting seorang wartawan. Dan menurut Rhoma, menulis sama halnya mencatatkan nama sang penulis pada keabdaian. (yua/why)