Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-13 10:01:04

Dinkes Kabupaten Probolinggo Genjot Vaksinasi Lansia

MELUAS: Petugas kesehatan melakukan vaksinasi pada lansia di Kecamatan Sukapura. Saat ini vaksinasi lansia untuk dosis pertama di Kabupaten Probolinggo mencapai 34,98 persen.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo tak hanya menargetkan program vaksinasi bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat usia produktif. Namun, juga masyarakat lanjut usia (lansia). Diketahui, cakupan vaksinasi lansia dosis pertama per 10 November mencapai 34,98 persen.

Diketahui, total lansia mencapai 112.618 orang. Dosis pertama telah dilakukan pada 39.396 orang. Sementara dosis kedua diberikan pada 14.568 orang atau 12,94 persen. “Kalau lansia cakupannya mencapai 34,98  persen. Kita perlu lakukan percepatan. Per desa harus door to door,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes setempat, Mujoko.

Baca Juga : Puskesmas Besuk Buka Pos Vaksinasi pada Malam Hari

Dinkes kini tengah menggenjot vaksinasi untuk lansia. Selain optimalisasi target her immunity, pertimbangannya karena vaksinasi lansia juga sebagai salah satu indikator penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca Juga : Puskesmas Besuk Buka Pos Vaksinasi Malam Hari

SINERGI: Pelaksanaan vaksinasi di lapangan juga disupport TNI dan Polri. Babinsa dan Bhabinkamtibmas dikerahkan untuk mengoptimalkan vaksinasi pada lansia maupun masyarakat umum. Tampak Kapolres Probolinggo Teuku Arsya Khadafi memantau vaksinasi bersama Plt Bupati Timbul Prihanjoko.

Mantan Kepala Puskesmas Gending mengatakan, sejumlah strategi dibuat dalam rangka percepatan vaksinasi lansia. Di antaranya menggandeng TNI dan Polri. Kedua institusi tersebut mengerahkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas).

“Kalau di Kodim itu setiap hari targetnya minimal lima sasaran lansia. Kalau brjalan optimal, maka cakupannya nanti bisa tembus di atas 40 persen,” terangnya. Selain itu, Dinkes juga

tim vaksinator di setiap desa. Pemkab dengan TNI dan Polri terus berkolaborasi untuk memaksimalkan cakupan.

DATANGI WARGA: Petugas vaksinasi datang ke rumah-rumah warga untuk memberikan vaksin pada lansia. Hal itu dilakukan agar lansia mendapat fasilitas kesehatan, serta mengoptimalkan cakupan vaksinasi lansia.

Pria berkacamata ini menyampaikan, penyebaran covid-19 di Kabupaten  Probolinggo terhitung landai. Namun, satgas covid-19 setempat tetap waspada. Pasalnya, kemungkinan munculnya lonjakan tetap terbuka. “Karena kita belum dibawah 0,2 persen laju reproduksi efektifnya. Kalau masih di atas 0,5 ke atas, kita masih kemungkinan naik,” jelasnya.

Di sisi lain, jumlah warga yang mengikuti testing PCR pada awal bulan November 2021 meningkat. Pasalnya ada agenda skrining bakal calon kepala desa pada tahapan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Probolinggo. Bahkan yang terkonfirmasi covid-19 dari calon kepala desa, mencapai 30 orang lebih.

“Sehingga yang terkonfirmasi ini, kita tracing. Minimal 15 orang kita kejar. Karena cakades, itu mesti kontak orang banyak. Itu kita kejar, dan juga kita PCR. Konsekuensinya begitu,” ujar Mujoko. (*hla/sp)