Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-24 21:21:04

Dinkes Kabupaten Probolinggo Lakukan Vaksinasi pada Pensiunan dan Kader Posyandu

AMAN: Vaksinasi yang dilakukan di Puskesmas Dringu sejauh ini tanpa keluhan. Pihak puskesmas mengimbau masyarakat untuk tidak takut divaksin, termasuk yang harus melaksanakan vaksinasi dosis kedua.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo terus menggelar vaksinasi sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus covid-19. Setelah sebelumnya pejabat publik, Jumat (23/4/2021) vaksinasi dilakukan pada pensiunan dan kader Posyandu.

Dalam pantauan tadatodays.com, vaksin dosis kedua yang digelar sekira pukul 08.00 WIB di Puskesmas Dringu tersebut berjalan lancar. Sedikitnya, 60 pensiunan baik dari unsur TNI maupun Polri, serta kader Posyandu mengikuti vaksinasi tersebut. Mereka bergiliran divaksin sesuai nomor urut masing-masing.

Baca Juga : Ratusan Remaja di Kecamatan Dringu Antusias Menjalani Vaksinasi

Kepala Puskesmas Dringu dr. Lina Wahyu Indrayati mengatakan, vaksinasi yang dilakukan pada masyarakat di wilayahnya mencapai 1.200 orang. “Kali ini dilakukan untuk para pensiunan dan kader posyandu,” katanya.

Baca Juga : Ratusan Remaja di Kecamatan Dringu Antusias Jalani Vaksinasi

Dari awal hingga hari ini menurut Dokter Lina, proses vaksinasi berjalan lancar. Hanya saja, masyarakat masih ada yang ragu, utamanya para lansia. “Harapan kami mari jangan takut, karena vaksin tidak ada efek sampingnya,” tegas dokter berparas ayu ini.

Lina pun berharap, vaksinasi bisa menjangkau seluruh wilayah Dringu. Sehingga, masyarakat khususnya lansia tetap sehat dan terhindar dari penyebaran Covid-19. Selain itu, ia berpesan agar warga yang sudah divaksin, tetap menjalankan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menghindari kerumunan.

ANTRE: Pensiunan dan kader Posyandu di Kabupaten Probolinggo menunggu giliran vaksinasi dengan tertib di Puskesmas Dringu, Jumat (23/4/2021).

Sementara itu, Koordinator Imunisasi (Korin) Puskesmas Dringu, Suhartini S.Kep, Ners menambahkan, selama vaksin dosis kedua, kendalanya hanya pada keaktifan masyarakat utamanya lansia. Untuk memastikan mereka ikut, pihaknya melakukan komunikasi secara intensif. “Tujuannya supaya mereka datang,” ujarnya.

Suhartini pun berharap, masyarakat yang sudah divaksin untuk menginformasikan pada masyarakat lain agar juga melakukan vaksinasi dosis kedua. Dari catatannya, vaksin untuk lansia totalnya sebanyak 60 peserta. “Mereka pensiunan, kader posyandu, dan ada juga calon jamaah haji,” katanya.

Dari beberapa orang yang divaksin, tampak juga ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Probolinggo Rusdjiono.  Usai vaksin, pria berkacamata ini mengaku dirinya lebih sehat. Soal reaksi badannya terasa di awal vaksin dosis pertama. “Waktu itu badan terasa kaku-kaku,” katanya.

Namun, setelah itu, dirinya sehat kembali. Lalu, di tahap kedua nafsu makannya makin bertambah. “Tahap kedua ini tampak lebih enak, nafsu makan bertambah,” katanya.

Rusdjiono mengepresiasi keaktifan Puskesmas Dringu dalam menangani vaksin.

Komentar lainnya datang dari kader Posyandu Endang Supangesti. Katanya, vaksin membuat badan lebih sehat. Wanita 71 tahun itu berharap masyarakat lain untuk datang dan ikut vaksin. “Karena vaksin itu tidak ada efek sampingnya,” katanya menjamin. (*/mm/sp)