Dinkes Kota Pasuruan Temukan 56 Kasus Campak pada Awal 2026

Amal Taufik
Monday, 09 Mar 2026 19:05 WIB

IMUNISASI: Petugas dinkes saat melakukan imunisasi.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Penyebaran Campak di Kota Pasuruan kembali meningkat pada awal 2026. Hingga akhir Februari, puluhan warga dilaporkan terinfeksi penyakit menular tersebut.
Catatan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan menunjukkan total 56 kasus ditemukan hanya dalam dua bulan pertama tahun ini. Penderita berasal dari berbagai kelompok usia, meski anak-anak masih menjadi kelompok yang paling banyak terdampak.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Shierly Marlena, mengatakan penyebaran campak tidak hanya terjadi pada balita, tetapi juga ditemukan pada remaja hingga orang dewasa. “Balita memang masih mendominasi. Tetapi ada juga remaja dan orang dewasa yang terpapar,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Menurut Sherly, salah satu faktor yang memicu munculnya kasus baru adalah imunisasi yang belum lengkap pada sebagian anak. Kondisi tersebut membuat perlindungan terhadap virus campak menjadi tidak maksimal.

Selain itu, rendahnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat juga dinilai ikut memengaruhi penyebaran penyakit tersebut.
Dari sisi jumlah, angka kasus pada awal tahun ini tergolong tinggi. Sepanjang 2025 lalu, total penderita campak di Kota Pasuruan tercatat sebanyak 74 kasus.
Meski demikian, hingga saat ini pemerintah daerah memastikan belum ada laporan kematian akibat penyakit tersebut. “Tidak ada laporan kematian akibat campak sampai sekarang,” kata Shierly.
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap serta menjaga kebersihan lingkungan untuk menekan risiko penularan penyakit. (pik/why)


Share to
 (lp).jpg)