Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Super Flu di Kota Pasuruan, Warga Tetap Diminta Waspada

Amal Taufik
Amal Taufik

Thursday, 08 Jan 2026 16:44 WIB

Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Super Flu di Kota Pasuruan, Warga Tetap Diminta Waspada

KESEHATAN: Petugas saat melakukan pemeriksaan kesehatan.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Dinas Kesehatan Kota Pasuruan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di wilayahnya. Masyarakat diminta tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala flu berat yang berpotensi menular cepat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan Shierly Marlena menegaskan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi maupun temuan medis yang mengarah pada kasus super flu. “Sampai hari ini tidak ada data resmi yang menyebutkan adanya kasus super flu di Kota Pasuruan,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Meski demikian, Shierly menjelaskan bahwa masyarakat tetap perlu mengenali gejala awal yang umumnya muncul pada kondisi flu berat. Gejala tersebut biasanya diawali demam tinggi secara mendadak, disertai batuk, sakit tenggorokan, pilek, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, hingga tubuh terasa sangat lemas. Pada sebagian kasus juga dapat muncul menggigil dan rasa tidak nyaman pada badan.

Terkait penyebabnya, Shierly menyebut super flu dipicu oleh virus influenza A varian H3N2 subclade K, yaitu virus influenza yang mengalami mutasi. “Varian ini penularannya lebih cepat dan keluhannya bisa terasa lebih berat dibandingkan flu biasa,” jelasnya.

Apabila masyarakat mengalami keluhan yang mengarah pada gejala tersebut, dinkes menyarankan langkah awal berupa istirahat yang cukup dan memperbanyak konsumsi cairan. Selain itu, penderita dianjurkan melakukan isolasi mandiri di rumah untuk mencegah penularan.

“Gunakan masker, rajin cuci tangan, dan obat pereda gejala seperti parasetamol bisa dikonsumsi sesuai kebutuhan. Jika kondisi memburuk, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” kata Shierly.

Untuk pencegahan, Dinkes Kota Pasuruan mengimbau warga konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Mulai dari kebiasaan mencuci tangan, memakai masker saat di kerumunan atau saat sakit, serta menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup dan asupan gizi seimbang.

Shierly juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya. “Tetap tenang, tidak perlu panik, tapi waspada dan jaga kesehatan,” katanya. (pik/why)


Share to