Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-06 15:31:49

Diputuskan Ditunda, Panitia Pilkades Randuputih Tetap Lanjutkan Tahapan

PILKADES: Dua orang calon kades tersisa di Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, tetap mengikuti tahapan pengambilan nomor urut yang dilakukan oleh panitia setempat. Padahal, Pemkab Probolinggo telah memutuskan untuk menunda dan mencabut SK panitia pemilihan Pilkades Randuputih. (foto: istimewa)

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, ditunda oleh Pemkab Probolinggo. Tapi di tengah penundaan itu, panitia Pilkades justru melakukan tahapan pengambilan nomor urut calon kades. Pemkab pun tidak mengakui dan tidak bertanggung jawab dengan tahapan tersebut.

Penundaan itu tertuang dalam Keputusan Bupati (Kepbup) Probolinggo nomor 140/72/426.32/2022 tentang Perubahan Kepbup nomor 140/72/426.32/202 tentang Penetapan Desa dan Waktu Pemungutan Suara Pilkades Serentak di Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga : Hampir Setahun Kosong, Akhirnya Gelar Pemilihan Kades Tegalharjo

Pada lampiran Kepbup poin kedua, tertulis bahwa menunda pelaksanaan Pilkades serentak di Desa Randuputih sampai dengan batas waktu yang ditetapkan kemudian oleh Bupati.

Pada poin ketiga disebutkan, dengan dilakukan penundaan pilkades setempat, maka tahapan pelaksanaan Pilkades tidak dapat dilanjutkan.

Anggota Panitia Tingkat Kabupaten (Pankab) sekaligus Koordinator Pengamanan Pilkades, Ugas Irwanto mengatakan keputusan itu dibuat berdasarkan laporan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Randuputih tanggal 31 Desember 2021.

Menindaklanjuti laporan BPD tersebut, Pankab kemudian melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda dan merekomendasikan agar Pilkades Randuputih ditunda. "Kemudian diproseslah Surat Keputusan Plt Bupati, dan ditandatangani pada tanggal 5 Januari 2022," ujarnya.

Namun, pasca keluarnya keputusan tersebut, Panitia Pilkades Randuputih justru tetap melanjutkan tahapan pengundian nomor urut untuk dua dari lima orang calon, Rabu, (5/1/2022) pukul 23.00 WIB.

Kedua calon tersebut yaitu Hairul Waton dan Aries Sabar Iman. Diketahui, sebelumnya terdapat lima orang calon kades di Desa Randuputih. Namun, tiga orang memutuskan mengundurkan diri.

Kini, Ugas mengingatkan agar tahapan Pilkades di Desa Randuputih tidak dilanjukan. Terlebih, Pemkab Probolinggo telah mencabut SK Panlih Desa Randuputih. "Apabila Panlih masih terus melaksanakan sendiri sampai coblosan, maka dipastikan tidak akan dilantik oleh Plt Bupati," ujarnya.

Tak hanya itu, Ugas juga memastikan bahwa pemkab tidak akan bertanggung jawab dengan apapun tahapan dan hasil yang ada di Desa Randuputih.

Ugas menyebutkan, bahwa penundaan tidak hanya untuk Desa Randuputih. Pilkades di dua desa lainnya, yakni Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran dan Desa Kerpangan, Kecamatan Leces juga ditunda "Dari total 253 desa, tersisa 250 desa yang menggelar Pilkades serentak," tuturnya. (ang/don)