Direktur RSUD Kota Pasuruan Berganti, Wali Kota: Kita Punya Ekspektasi Rumah Sakit Naik Kelas

Amal Taufik
Friday, 30 Jan 2026 20:08 WIB

PELANTIKAN: Prosesi pelantikan direktur baru RSUD dr. R. Soedarsono di Pemkot Pasuruan.
PASURUAN, TADATODAYS.COM - Direktur RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan berganti. Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo berharap direktur baru mampu membawa RSUD tersebut naik kelas.
Wali Kota Adi melantik dan mengambil sumpah empat pejabat rumah sakit, termasuk direktur baru, dalam prosesi resmi yang digelar di Ruang Untung Suropati, Jumat (30/1/2026). Pergantian pimpinan rumah sakit menjadi perhatian utama dalam pelantikan tersebut.
Adi Widianto resmi ditunjuk sebagai direktur RSUD dr. R. Soedarsono. Ia menggantikan M. Burhan yang selanjutnya kembali menjalankan tugas sebagai dokter fungsional.
Selain posisi direktur, rotasi jabatan juga menyasar jajaran struktural dan fungsional. Khoirul Rojikin dipercaya menjabat Kepala Seksi Etika dan Mutu Keperawatan. Sementara Samsul Huda diangkat sebagai Perawat Penyelia.
Wali Kota Adi Wibowo menegaskan, pergantian direktur RSUD bukan sekadar rotasi rutin, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Ia menyebut, Pemerintah Kota Pasuruan memiliki ekspektasi besar agar RSUD dr. R. Soedarsono mampu naik kelas dan semakin kompetitif.

“Yang dilantik hari ini adalah direktur dan jajarannya. Artinya, kita semua punya ekspektasi agar rumah sakit kita bisa naik kelas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Adi Wibowo.
Menurutnya, tuntutan publik terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas terus meningkat. Karena itu, ia berharap di bawah kepemimpinan direktur yang baru, RSUD mampu menerapkan tata kelola dan manajemen pelayanan yang lebih baik.
Adi Wibowo juga menekankan pentingnya manajemen yang terbuka serta komunikasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Ia menyatakan, Pemkot akan terus mendorong, memantau, dan mengevaluasi kinerja rumah sakit agar mampu menjawab harapan masyarakat.
Menutup sambutannya, wali kota mengingatkan seluruh pejabat RSUD untuk menjaga integritas serta menjauhi praktik yang melanggar hukum dan etika. Ia berharap jajaran RSUD terus berinovasi agar rumah sakit milik daerah tersebut menjadi rujukan utama pelayanan kesehatan di Kota Pasuruan. (pik/why)


Share to
 (lp).jpg)